Home News Update Dua Tukang Sumur Tewas Saat Menguras Sumur

Dua Tukang Sumur Tewas Saat Menguras Sumur

Demak, 24/5 (Beritajateng.net)- Dua pekerja sumur tewas saat menguras sumur milik Bu Siam warga  RT 1 RW 3 Pulosari, Karang tengah, Demak, Minggu (24/5) siang. Korban diketahui bernama Suwarto (40) warga Dukuh keliling, Rt 1 RW 3 Pulosari, Karangtengah dan Ahmad Siswo (34) asal Kecamatan Bonang, Demak.

Menurut salah satu Saksi dalam peristiwa tersebut Ganjar, kejadian terjadi sekitar pukul 12.00. Keduanya dimintai tolong untuk membersihkan beberapa sumur di kawasan RT 1. ”Mereka sudah dapat satu sumur, ini adalah sumur yang kedua serta masih ada satu sumur lagi yang belum dikerjakan,” ucapnya.

Pertama tama, Suwarto terlebih dulu turun ke dalam sumur. Namun hanya beberapa saat di dalam sumur Suwarto teriak minta tolong karena sesak nafas. Mendengar teriakan itu, Ahmad Siswo segera turun ke dalam sumur dengan membawa tali, berniat untuk menolong. “Namun, hanya beberapa detik. Tidak ada satu menit keduanya lemas dan tewas di dalam sumur,” imbuh Ganjar.

Sementara itu, anggota Polsek Karangtengah Widarmin mengatakan, pihaknya  mendapat laporan kejadian ini namun tidak berani untuk melakukan pertolongan. Bahkan warga yang ada di sekitar kejadian tidak diizinkan untuk melakukan pertolongan tanpa peralatan yang memadai. “Sehingga akhirnya kami meminta bantuan kepada sejumlah pihak, termasuk kepada Basarnas Jawa Tengah ini,” katanya.

Komandan Tim Rescue Basarnas Kantor SAR Semarang Nyoto Purwanto dilokasi kejadian mengatakan, proses evakuasi korban dilakukan dengan menggunakan teknik vertical rescue. Adapun peralatan yang digunakan larkin rescue frame, tali karmantel, dan peralatan evakuasi lainnya.

Sebelumnya BPBD bersama warga berupaya mengangkat korban dengan turun ke dalam sumur menggunakan tangga dari bambu. Kemudian air yang berada di dalam sumur disedot menggunakan pompa air bertenaga disel. “Dengan upaya tersebut alhasil satu orang korban berhasil diangkat ke permukaan,” kata Nyoto.

Proses pengangkatan korban yang kedua setelah Tim Basarnas datang ke lokasi berlangsung tidak terlaalu lama. Tim rescue Basarnas dibantu warga dilakukan dengan menurunkan satu orang personel yang dilengkapi dengan tabung ESCBA. Sebelumnya sumur sedalam 10 meter tersebut disedot menggunakan blower untuk menghilangkan kandungan gas yang ada di dalamnya.

“Setelah sistem terpasang, kemudian rescuer diturunkan menggunakan tali. Kemudian sesaampainya di bawah, rescuer mengikatkan tali ke tubuh korban. Setelah korban terikat, kemudian rescuer terlebih dahulu kami tarik. Baru setelah itu korban kita tarik ke permukaan,” papar Nyoto.

Setelah korban terangkat, jasad keduanya kemudian diserahkan kepada yang berwajib untuk proses lebih lanjut.

Adapun Tim SAR gabungan yang terlibat dalam evakuasi ini terdiri atas Basarnas, Polsek Karangtengah, Koramil Karangtengah, BPBD Demak, PMI dan warga sekitar. (BJ14)