Home Hukum dan Kriminal Dua Remaja Terancam Penjara Akibat Mencuri

Dua Remaja Terancam Penjara Akibat Mencuri

Dua Remaja Terancam Penjara Akibat Mencuri
ilustrasi
Dua Remaja Terancam Penjara Akibat Mencuri
ilustrasi

Purwokerto, 27/11 (Beritajateng.net) – Dua remaja di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terancam pidana penjara selama tujuh tahun karena melakukan pencurian dengan pemberatan, kata Kepala Kepolisian Resor Banyumas Ajun Komisaris Besar Polisi Murbani Budi Pitono.

“Dua tersangka pencurian tersebut berinisial KS (19), warga Kelurahan Pasirmuncang, Kecamatan Purwokerto Barat, dan DND (16), warga Desa Karanglewas Lor, Kecamatan Purwokerto Barat,” katanya, di Purwokerto, Kamis seperti dikutip Antara.

Menurut dia, kasus pencurian tersebut terungkap setelah adanya laporan dari korban atas nama Agus Nartono, warga Desa Kembaran RT 09 RW 01, Kecamatan Kembaran, Banyumas.

Dalam hal ini, kata dia, korban pada Minggu (16/11) sekitar pukul 16.45 WIB, mendapat kabar dari tetangganya yang curiga jika rumahnya dibobol pencuri.

Menurut dia, korban yang sampai rumah sekitar pukul 19.00 WIB mendapati kaca jendela depan telah pecah dan kamarnya acak-acakan.

Setelah dicek, lanjut dia, korban mengetahui jika beberapa perhiasan senilai Rp24 juta, uang tunai sebesar Rp5 juta, satu unit telepon seluler CDMA merek Samsung, dan satu unit tablet merek Advan yang tersimpan di kamar telah raib.

“Total kerugian ditaksir mencapai Rp31.600.000,” katanya.

Ia mengatakan bahwa korban yang menyadari jika telah terjadi pencurian di rumahnya segera melapor ke polisi.

Menurut dia, pihaknya segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya dapat menangkap tersangka DND di Jalan Raya Notog, Kecamatan Patikraja, dan KS di Jalan Veteran, Kelurahan Patikraja, pada Jumat (21/11) berikut mengamankan barang bukti berupa perhiasan dan telepon seluler Samsung.

Berdasarkan hasil pengembangan kasus, kata dia, dua remaja tersebut mengaku telah melakukan pencurian di Kecamatan Kembaran, Purwokerto Utara, dan Kedungbanteng.

“Barang bukti yang kami amankan dari hasil pengembangan berupa laptop merek Asus, laptop merek Axioo, laptop merek Acer, laptop merek Compaq, jam tangan merek Rolex, dan satu unit sepeda motor Suzuki Smash,” katanya.

Terkait hal itu, kata dia, dua remaja tersebut bakal dijerat Pasal 363 ayat 1 ke-4e dan 5e Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.(ant/pj)

Advertisements