Home Headline Dua Pemuda Tewas Diduga Akibat Minuman Keras

Dua Pemuda Tewas Diduga Akibat Minuman Keras

Dua korban tewas diduga akibat miras di Kamar Mayat RSUP dr Kariadi.

Dua korban tewas diduga akibat miras di Kamar Mayat RSUP dr Kariadi.

Semarang, 29/1 (BeritaJateng.net) – Minuman keras (Miras) kembali memakan korban di Kota Semarang. Dua pemuda ditemukan tewas dalam kondisi tubuh berlumuran muntahan, hingga saat ini polisi masih menyelidiki jenis miras yang diduga diminum para korban.

Dua pemuda nahas itu diketahui bernama Eko Riyadi (30) dan Darwadi (23) warga Kalialang RT 01 RW 07 Sukorejo Gunungpati Kota Semarang.

Darwadi ditemukan tewas kali pertama oleh Piter Pramono (40) warga sekitar di sebuah rumah kosong di Perumahan Taman Sentosa Kelurahan Sukorejo Gunungpati. Menurut Piter, saat itu ia melintas di lokasi kejadian melihat seorang pemuda tertidur di teras rumah.

“Tapi saya curiga karena di dekat korban banyak muntahan, kemudian saya dekati ternyata sudah meninggal, dari baunya sih seperti bau minuman keras,” ujar Piter.

Mengetahui mayat di teras rumah, Piter langsung memberitahukan warga sekitar dan diteruskan ke Mapolsek Gunungpati. Warga yang berkerumun di lokasi kejadian mengenal korban yakni Darwadi.

Tidak lama berselang, anggota Reskrim Polsek Gunungpati tiba di lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan korban. Dari pemeriksaan polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Darwadi. Untuk memastikan penyebab kematian korban, polisi mengambil sampel muntahan untuk diperiksa lebih lanjut.

“Kalau dari baunya ini minuman keras,” ujar petugas.

Sebelumnya, polisi juga mendapatkan informasi ada korban lain yakni Eko Riyadi yang tewas diduga akibat minuman keras. Menurut keterangan ayahnya, Eko Riyadi pulang ke rumahnya sekira pukul 23.30 WIB. Sesampainya di rumah Eko mengeluh sakit perut, dan oleh ayahnya dikasih makan namun perut masih tetap sakit.

Karena itu, Eko Riyadi dilarikan ke RSUP dr Kariadi. Namun hanya beberapa jam mendapatkan perawatan, nyawa Eko Riyadi tidak tertolong.

Dua korban tewas tersebut diduga kuat akibat minum-minuman keras, dan polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan jenis miras dan apakah kedua korban itu minum secara bersamaan satu lokasi atau berbeda tempat. (BJ04)