Home Hukum dan Kriminal Dua Pemuda Babak Belur Dikeroyok Usai Karaoke

Dua Pemuda Babak Belur Dikeroyok Usai Karaoke

614
0

Semarang, 23/10 (BeritaJateng.net) – Dua orang pemuda babak belur setelah dikeroyok oleh sejumlah orang, usai karaoke di sebuah tempat hiburan di kawasan Mberok Johar Semarang, Sabtu (22/10) dini hari.

Kedua pemuda itu belakangan diketahui bernama Jukyman Nainggolan (20) warga asal Tarakan, Kalimantan Timur dan Fernando Nababan (20) warga asal Medan, Sumatera Utara.

Korban kemudian mengadukan hal tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Semarang dan mendapat bukti Laporan Pengaduan Nomor : Rekom/109/X/2016/Jtg/Restabes, tertanggal 22 Oktober 2016.

Berdasar data laporan itu, insiden pengeroyokan terjadi sekira pukul 02.30 WIB. Berawal saat kedua korban bermaksud membayar jumlah tagihan ke kasir usai karaoke. Namun, keduanya terkejut ketika jumlah yang harus dibayar tidak sesuai dengan apa yang mereka pesan.

Jukyman mengatakan, semula dia mengambil paket dengan harga Rp 470 ribu. Namun, jumlah yang harus dibayar menjadi Rp 570 ribu atau selisih seratus ribu lebih banyak dari jumlah harga yang dipesannya.

Rupanya, setelah mendapat penjelasan dari kasir, dikatakan, ada seorang petugas karaoke yang memesan berupa rokok dan minuman tanpa sepengetahuannya.

“Saya tanyakan kenapa jumlahnya menjadi Rp 570 ribu. Kata kasir ada petugas karaoke yang pesan rokok dan bir. Tapi tidak ijin saya,” beber Jukyman saat memberikan keterangan di Polrestabes Semarang.

Saat itulah, tiba-tiba Jukyman diseret ke luar dan seketika menjadi bulan-bulanan sejumlah orang. Sedangkan Fernando yang bermaksud menanyakan alasan temannya dikeroyok justru tak luput dari sasaran mereka.

“Saat kejadian saya tertidur di room terus dibangunkan sama PL (Pemandu Lagu), kalau teman saya dikeroyok. Saya mau tanya masalahnya kenapa, malah ikut dikeroyok. Ada tentaranya juga yang ikut nendang,” ujar Fernando.

Akibat dari aksi pengeroyokan itu, keduanya mengalami luka lebam di beberapa bagian wajah. Korban pun kemudian disuruh pergi. Namun, sebelum meninggalkan lokasi, barang berharga milik Jukyman seperti dompet dan handpone turud diambil.

Sejauh ini, kasus dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut masih dalam proses penyelidikan petugas Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Semarang. (Bjt02)