Home Headline Dua Pemancing Hilang di Waduk Cengklik

Dua Pemancing Hilang di Waduk Cengklik

Tim Sar

Boyolali, 19/2 (BeritaJateng.net) – Cuaca buruk akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah Solo dan sekitarnya mengakibatkan dua orang warga Mojosongo, Boyolali hilang ketika sedang memancing di Waduk Cengklik.

Informasi sementara  dari Humas Basarnas Solo, Yohan memang telah terjadi kecelakaan air di sekitar waduk Cengklik. Korban hilang dua orang. Diduga perahu oleng ditambah cuaca dan angin bertiup kencang sehingga perahu terbalik. 

“Benar ada dua korban yang hilang dan sampai saat ini masih dalam pencarian,” ungkap Yohan saat dikonfirmasi beritajateng.net, Kamis (19/2/2015) malam.

Menurut Yohan, begitu mendapat laporan, tim Basarnas langsung berangkat ke lokasi dan menerjunkan timnya untuk melakukan pencarian dengan menggunakan rubber boat untuk menyisir di sekitar lokasi kejadian.  

Upaya pencarian korban terus berlangsung meskipun cuaca tidak memungkinkan dan hari mulai gelap, namun pencarian tetap dilakukan  tanpa mengenal lelah.

Berdasarkan informasi di lapangan yang dihimpun Basarnas,  korban hilang adalah Andri Wiranto (25) dan Muhammad Arifin (23) yang beralamat di Kali Cebong Rt 01/13 Mojosongo, Boyolali.

Kecelakaan air tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu angin bertiup kencang. Salah satu korban yang bernama Arifin terjatuh dari perahu gethek (terbuat dari susunan bambu). 

“Saat melihat temannya terjatuh (Arifin), Andri berusaha menolong. Ketika berusaha menolong Arifin,  justru perahu yang mereka tumpangi terbalik karena terhempas angin yang bertiup cukup kencang,” terang Yohan.

Sampai saat malam ini kedua korban belum ditemukan, dan pencarian korban  terpaksa dihentikan sementara. Pasalnya kondisi sudah gelap dan cuaca tidak memungkinkan untuk terus melakukan pencarian.

“Pencarian untuk sementara dihentikan, dan bila kondisi memungkinkan pencarian akan kembali di lakukan sampai kedua korban ditemukan,” pungkasnya. (BJ24)

Advertisements