Home Headline Dua Pelaku Curanmor Ditembak

Dua Pelaku Curanmor Ditembak

image

Grobogan, 7/12 (Beritajateng.net) – Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang tengah beraksi di wilayah Purwodadi berhasil dibekuk tim Resmob Sat Reskrim Polres Grobogan. Penangkapan dipimpin Kanit Resmob Aiptu Bambang Jumena, Minggu (7/12).

Dua pelaku berhasil dilumpuhkan dengan timah panas akibat melakukan perlawanan. Keduanya adalah Musa (35) dan Ibrahim (30), warga Desa Jatimulyo RT 02 RW 02 Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal. Sempat terjadi kejar-kejaran saat dilakukan penangkapan.

Para pelaku ditangkap tim Resmob yang tengah melakukan patroli pukul 04.00 WIB. Ketika itu petugas mendapati kedua pelaku hendak mengambil satu unit sepeda motor dinas milik Unit Satlantas Polres Grobogan yang kebetulan diparkir di halaman sebuah rumah di gang Yudhistira Kota Purwodadi.

Mengetahui aksinya dipergoki petugas, kedua pelaku kabur dengan sepeda motor. Disitulah terjadi kejar-kejaran hingga akhirnya berhasil ditangkap di Dusun Sasak Desa Tanggungharjo Kecamatan Grobogan.

Karena melakukan perlawanan, akhirnya kedua pelaku berhasil dilumpuhkan menggunakan timah panas. Pelaku kemudian diamankan. Selain itu petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya serta berbagai macam kunci‘T’ dan tiga buah ponsel.

Pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Grobogan.“Kami beraksi di Grobogan berawal dari ajakan SC (buron-red) dan sudah berhasil ngambil delapan sepeda motor. Saya yang metik, teman saya (Ibrahim-red) yang mengawasi situasi dan bersiap di atas motor,” ujar Musa, salah satu pelaku.

Ia mengatakan, sepeda motor di perumahan dan kos-kosan lah yang menjadi target. “Motor hasil petikan kami berikan pada SC dan dijual olehnya. Uang hasil penjualan pun dibagi bertiga. Rata-rata lakuRp 2 juta per unit,” tandasnya saat diperiksa di ruang Sat Reskrim Polres Grobogan.

Kapolres Grobogan AKBP Indra Darmawan Iriyanto melalui Kasat Reskrim AKP Subagyo membenarkan penangkapan tersebut. Kini pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan kasus ini. Berdasar keterangan kedua pelaku, petugas mengantongi satu nama pelaku lain yang ikut beraksi dan buron.

“Kami masih lakukan pengembangan. Saat ini kami juga telah melakukan pengejaran terhadap pelaku lain yang satu komplotan dengan Musa. Pelaku sendiri melancarkan aksinya di sembilanTKP. Dalam satu TKP, pelaku bisa memetik dua unit. Hal itu diakui oleh pelaku,” ujarnya. (DP/pj)