Home Hukum dan Kriminal Dua Pelaku Curanmor Di Ciduk Polisi, Usai Lancarkan Aksi Di 14 Lokasi

Dua Pelaku Curanmor Di Ciduk Polisi, Usai Lancarkan Aksi Di 14 Lokasi

IMG_20151015_133014[1]
Semarang, 15/10 (BeritaJateng.net) – Setelah berulang kali melakukan aksi pencurian sepeda motor di sejumlah wilayah Kota Semarang, 2 orang pelaku bernama Asep (23) warga Rejosari, Semarang Timur dan Rizky (29) warga Jalan Citarum Semarang dibekuk anggota Reskrim Polrestabes Semarang.
Akibat ulah kedua pelaku, korban bernama Supriyanto (27) warga Kalijambe, Kabupaten Purworejo mengalami kerugian sebuah sepeda motor jenis Suzuki Satria FU.Tidak tanggung-tanggung, para pelaku ini sudah pernah melancarkan aksinya sebanyak kurang lebih 14 TKP di wilayah yang berbeda. Wilayah yang pernah menjadi sasaran dari pelaku ini diantaranya tiga tempat yang ada di daerah Banyumanik, kawasan Sriwijaya, Krapyak, Lamper dan dua tempat masing-masing di daerah Jatingaleh serta Genuk. Berbagai jenis motor dan merk pun mereka pernah curi, seperti Yamaha Vixion, Jupiter MX, Honda Tiger, Honda Mega Pro dan Yamaha Scorpio serta Vega ZR.

Dalam melancarkan aksinya kedua pelaku sering menggunakan kunci leter T untuk merusak kontak sepeda motor. Kedua pelaku yang ditangkap ini sudah menjadi DPO oleh aparat Polrestabes Semarang.

Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin mengatakan akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini. Menurutnya, modus yang digunakan pelaku adalah dengan menggunakan kunci palsu. Setelah berhasil pelaku curi, motor hasil kejahatan itu diambil sebagian suku cadangnya untuk kemudian mereka jual.

“Keseharian pelaku bekerja di sebuah bengkel di Barito. Dari pengakuan tersangka ini sudah melakukan aksi sebanyak 14 TKP,” terang Burhanudin.
Barang bukti yang berhasil disita petugas berupa 2 unit sepeda motor, masing-masing jenis Suzuki Satria Fu warna hitam dan Honda Revo warna merah.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini pelaku diamankan di Mapolrestabes Semarang. Keduanya akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun penjara.(Bjt02)