Home News Update Dua Parpol Banyumas Belum Bisa Cairkan Dana Bantuan

Dua Parpol Banyumas Belum Bisa Cairkan Dana Bantuan

politik
ilustrasi
politik
ilustrasi

Purwokerto, 26/11 (Beritajateng.net) – Sebanyak dua partai politik peserta Pemilihan Umum 2014 di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, hingga saat ini belum bisa mencairkan bantuan keuangan untuk parpol peraih kursi di DPRD setempat.

“Dua parpol tersebut, yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura),” kata Kepala Seksi Politik dan Kewaspadaan Nasional Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banyumas Arief Triyanto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Rabu.

Ia mengatakan Partai Nasdem yang meraih satu kursi di DPRD Banyumas belum bisa mencairkan dana bantuan karena masih ada kekurangan persyaratan terkait dengan komposisi kepengurusan yang sah.

Menurut dia, syarat berupa kepengurusan Partai Nasdem pernah dimasukkan tetapi oleh pengurus parpol tersebut ditarik kembali karena adanya perubahan komposisi kepengurusan baru dari DPP Partai Nasdem.

Untuk Partai Hanura, kata dia, tetap menerima bantuan keuangan meskipun parpol tersebut tidak meraih kursi di DPRD Banyumas pada Pemilu 2014.

“Ini disebabkan masa bakti anggota DPRD Banyumas dari Partai Hanura yang dihasilkan Pemilu 2009 berlangsung hingga bulan Agustus 2014. Dengan demikian, dalam satu tahun anggaran, Partai Hanura masih berhak mendapat dana bantuan untuk setengah tahun, yakni alokasi bulan Januari hingga Agustus 2014, sisanya diteruskan Partai Nasdem,” katanya.

Dia mengatakan Partai Hanura pada Pemilu 2009 hanya mendapat satu kursi sehingga alokasi bantuan keuangan pada 2014 dilanjutkan Partai Nasdem yang juga mendapat satu kursi pada Pemilu 2014.

Dia mengatakan hingga saat ini Partai Hanura belum mencairkan dana bantuan keuangan tersebut.

Pihaknya sudah tiga kali melayangkan surat ke pengurus Partai Hanura terkait dengan salah satu syarat yang harus dilengkapi berupa laporan pertanggungjawaban pada 2013.

Akan tetapi, hingga saat ini, laporan pertanggungjawaban tersebut belum diserahkan oleh Partai Hanura.

“Seharusnya, Partai Hanura mendapat bantuan keuangan sebesar Rp18.497.397, sedangkan Partai Nasdem sebesar Rp11.914.767, namun belum bisa dicairkan. Kalau dana bantuan untuk parpol peraih kursi lainnya sudah dicairkan beberapa bulan lalu,” katanya.

Menurut dia, parpol peraih kursi yang telah mencairkan bantuan keuangan, yakni PDI Perjuangan sebesar Rp270.552.834, Partai Golkar Rp122.373.033, Partai Demokrat Rp102.988.633, PKB Rp102.351.150, PAN Rp85.376.383, PKS Rp59.595.300, Partai Gerindra Rp56.780.866, dan PPP Rp41.298.033.

Sesuai ketentuan, kata dia, bantuan keuangan tersebut digunakan untuk kegiatan pendidikan politik sebesar 60 persen dan sisanya untuk penunjang kesekretariatan.

“Penggunaan bantuan keuangan harus dilaporkan sebagai salah satu syarat pencairan tahun anggaran berikutnya,” kata Arief. (ant/pj)