Home Hukum dan Kriminal Dua Mahasiswa UNS Hilang Di Duga Ikut Aliran Sesat Gafatar

Dua Mahasiswa UNS Hilang Di Duga Ikut Aliran Sesat Gafatar

SOLO, 12/1 (BeritaJateng.net) – Hilangnya sejumlah orang yang diduga ikut dalam kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) juga terjadi terhadap Silvi Nurfitriani (20) mahasiswa Teknik Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), jurusan  jurusan perencanaan wilayah dan kota. 

Pihak Kampus UNS yang diwakili Dekan Fakultas Teknik UNS Sholihin As’ad membenarkan adanya mahasiswa UNS yang dikabarkan hilang dan ikut kelompok Gafatar. Namun yang tercatat dalam database di UNS adalah  Selvi Nurfitriani bukan Silvi Fitrianti. 

“Data yang tercatat Fakultas Teknik jurusan perencanaan wilayah dan kota bernama Selvi Nurfitriani, beralamat  jalan Klampok Rt 3/V Banjarnegara” jelasnya kepada sejumlah wartawan di Kampus UNS Solo Jawa Tengah, Selasa (12/1). 

Sholihin As’ad menyampaikan bahwa Selvi Nurfitriani tercatat sebagai mahasiswa semester V. Silvi diterima di Fakultas Teknik jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota sejak tahun 2013. Dan menurut data pihak kampus dalam semester Genap ini Selvi tidak registrasi ulang.

Sholihin juga menjelaskan pihaknya mendapatkan laporan langsung dari pihak keluarga bahwa sejak Desember 2015, Silvi  hilang. Keluarga Silvi juga menunjukkan secarik surat yang sengaja ditinggalkan Silvi. Isinya Silvi pamit pergi dan jangan di cari, karena ingin berjuang dijalan yang benar.

“Setelah keluarga melaporkan hilangnya Silvi maka pihak kampus juga ikut andil dan terus berkoordinasi dengan keluarga Silvi terutama kakaknya yang juga kuliah di Jogjakarta untuk mencari keberadaan Selvi.

Selain Silvi, ada satu lagi mahasiswa UNS yang satu fakultas dengan Silvi juga ikut menghilang yakni Finda Amalia Ma’ruf, yang beralamat di Pelem, Rt 1/14 Purwosari, Wonogiri, Jawa Tengah juga hilang.

“Namun menurut informasi, Finda justru menghilang juga bersama orang tuanya. Sehingga, pihak kampus kesulitan untuk berkoordinasi,” pungkasnya. (BJ24)