Home Headline Dua Korban Terakhir Kebakaran Gunung Lawu Akhirnya Meninggal

Dua Korban Terakhir Kebakaran Gunung Lawu Akhirnya Meninggal

— Perhutani Serahkan Klaim Asuransi

SOLO, 23/11 (BeritaJateng.net) –  Pihak Perhutani Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah hari ini memberikan klaim asuransi bagi korban meninggal dunia dari PT Jasa Raharja Putra untuk korban yang meninggal akibat kebakaran gunung Lawu beberapa waktu lalu.

Jumlah total korban yang meninggal dunia menjadi sembilan orang. Dua orang yang sebelumnya selamat dan sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit keduanya juga meninggal.

Sebelumnya Eko Nurhadi mendapat perawatan selama seminggu lebih di Rumah Sakit Umum Pusat dr Soetomo Surabaya. Korban yang sebelumnya juga sempat dioperasi meninggal karena gagal jantung pada Senin (26/10/2015) lalu.

Sementara Novi Dwi Estianti yang juga korban selamat mendapat perawatan di RS. Dr Moewardi Solo  Jawa Tengah,  menghembuskan nafas terakhir di RS Dr. Moewardi Solo pada hari Kamis (19/11/2015) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Novi sempat menjalani operasi di beberapa bagian tubuhnya yang terbakar hingga beberapa kali. Bahkan pergelangan kedua tangannya terpaksa harus diamputasi akibat luka bakar yang dialaminya.

Untuk itu Perhutani Perhutani Divisi Regional Jawa Tengah  yang diwakili oleh Arief Hidayat, Sekretaris Divisi Regional Jawa Tengah menjelaskan pihaknya akan memberikan klaim asuransi dari PT Jasa Raharja Putra kepada para ahli waris korban di Ngawi Jawa Timur.

“Sebelumnya pihak Perhutani juga sudah memberikan santuan uang duka dari Perhutani. Dan Sore ini kita langsung berangkat ke Ngawi untuk memberikan klaim asuransi dari PT Jasa Raharja Putra,” jelasnya kepada wartawan di Solo Jawa Tengah, Senin (23/11/2015) siang.

Pihak Perhutani menurut Arief juga sudah memenuhi kewajibannya dengan memberikan santunan yang diberikan dalam dua sesi. Yang pertama saat pemakaman korban Sumarwan dan Nanang sebesar Rp. 20 juta rupiah. Dan yang kedua pada saat meninggalnya korban Novi Dwi Esti. (BJ24)