Home Hukum dan Kriminal Dua Komplotan Curanmor Diringkus Polisi

Dua Komplotan Curanmor Diringkus Polisi

505

Semarang, 14/4 (BeritaJateng.net) – Aparat Kepolisian dari Polsek Semarang utara meringkus sejumlah pelaku pencurian kendaraan bermotor di tempat dan waktu yang berbeda. Dari dua tempat kejadian perkara, petugas mengamankan sedikitnya tiga tersangka.

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Sulkhan mengungkapkan, beberapa pelaku yang diamankan oleh pihaknya merupakan komplotan yang berbeda. Sulkhan menegaskan hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam pengembangan.

“Hingga sekarang masih akan kita kembangkan, dari tiga yang diamankan, mereka ini berbeda komplotan,’ ungkap Sulkhan saat di Mapolsek Semarang Utara, Kamis (14/4).

Masing-masing pelaku diketahui bernama Noviantoro Hedrata V.S alias Vico (21), warga Purwosari Perbalan, Semarang dan Sugiantoro (21) warga Brotojoyo Dalam, Semarang. Keduanya beraksi di kawasan kali Mberok atau Jalan Letjen Suprapto Semarang pada hari Minggu, 3 April lalu.

Akibatnya, korban bernama. M. Manakib Anshori (34) warga Jalan Sembungharjo Genuk Semarang, mengalami kerugian satu unit sepeda motor jenis Honda GL Pro tahun 2005. Sebelum beraksi, Vico, salah satu pelaku mengaku dalam pengaruh minuman keras.

Foto salah satu pelaku curanmor saat diamankan di Mapolsek Semarang Utara
Foto salah satu pelaku curanmor saat diamankan di Mapolsek Semarang Utara

Selanjutnya, dengan mengendarai sepeda motor, ia bersama temannya Sugiantoro, melihat sepeda motor korban berada di Kali Mberok. Setelah berhasil membawa kabur, oleh pelaku motor curian tersebut lantas diprotoli untuk mengelabuhi petugas kepolisian.

“Saya minum congyang dulu di Jalan Hasanudin, karena frustasi habis kena PHK. Sebelumnya kerja di daerah Tawangsari. Saat itu motor dalam keadaan tidak terkunci. Saya bawa kerumah dulu, lalu saya protoli untuk tak pakai sendiri,” ujar Vico kepada petugas.

Adapun komplotan lain yang diringkus bernama Didik Pangestu (48) alias Sahlan. Pelaku yang seorang diri mengambil sepeda motor jenis Honda Spacy milik Amin Agustina (32) warga asli Magelang. Pelaku yang tak punya tempat tinggal tetap itu melakukan aksinya di halaman parkir di salah satu tempat karaoke yang ada di Jalan Imam Bonjol Semarang, pada 3 April lalu.

“Waktu itu kunci motornya masih menggantung di motor, sekitar jam dua belas siang. Terpaksa saya ambil karena saya nganggur. Motornya ndak niat saya jual, mau tak pakai sendiri,” akunya saat diinterogasi petugas.

Untuk proses hukum lebih lanjut, ketiga pelaku kini diamankan di Mapolsek Semarang Utara beserta barang buktinya. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian.

“Untuk ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara,” tandas Kapolsek. (Bjt02)