Dua Kasus Pencurian Motor Berhasil Diungkap Polres Karangnyar

Kapolres Karangnyar rilis dua kasus pencurian kendaraan bermotor
          KARANGANYAR, 18/6 (BeritaJateng.net) –  Warga Wonogiri berinisial MR terpaksa menelan kekecewaan karena motornya dan juga uang Rp. 600 ribu dibawa kabur seorang wanita yang belum lama dikenalnya.  Saat itu mereka menginap di salah satu hotel di kawasan Dagen, Jaten Karanganyar pada Senin (16/6) lalu.
            MR yang sehari-hari di berprofesi sebagai sopir bus antar kota antar provinsi (AKDP) mengenal pelaku berinisial NS warga Semarang saat pelaku naik bus yang dikemudikannya pada Desember 2016. Keduanya akhirnya saling bertukar nomor telepon.
             Selanjutnya keduanya saling berhubungan melalui telepon dan berjanji untuk bertemu. Lokasinya di kawasan Dagen, dimana akhirnya keduanya sepakat untuk menginap.
             Dihotel tersebut mereka juga mengaku melakukan hubungan intim padahal sang pelaku belakangnya diketahui sudah bersuami.
             “Karena gelap mata pelaku nekat kabur dengan membawa motor korban yang saat itu tengah tertidur pulas,” papar Kapolres Karanganyar AKBP  Ade Safri Simanjuntak di Karanganyar, Jawa Tengah.
              Saat ini pelaku sudah diamankan pada Kamis (14/6/2017) pukul 22.00 WIB di rumah kost di Plamongansari, Penggaron, Semarang.  Namun barang bukti sepeda motornya sudah digadaikan pelaku sebagai jaminan hutangnya. Dan menurut pengakuannya saat diperiksa terpaksa berbuat nekat karena terjerat hutang yang lumayan banyak.
             “Atas tindakannya pelaku akan dikenakan pasal 362 KUHP pencurian dengan ancaman lima tahun penjara,” ungkap Ade Safri.
              Selain itu jajaran Polsek Kebakkramat juga berhasil mengungkap kasus pencurian motor yang sedang terparkir di depan warung Soto di Nangsri Kebakkramat.
              Saat  itu pelaku berhasil diamankan masaa saat akan melarikan diri bersama kawannya pada (15/6/2017) sekira pukul 05.30 WIB. “Ternyata pelaku merupakan residivis dengan kasus serupa dan baru dua hari keluar dari LP Wonogiri, setelah menjalani hukuman selama 1,5 tahun,” jelas Ade Safri.
              Saat ini kasusnya sedang dalam pemeriksaan, barang bukti berupa sepeda motor berhasil di sita. Sedangkan kepada pelaku akan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman tujuh tahun penjara. (DB/EL)

Tulis Komentar Pertama