Home Headline Dua Jenazah Korban AirAsia Diterbangkan ke Surabaya

Dua Jenazah Korban AirAsia Diterbangkan ke Surabaya

air asiaMakassar, 30/1 (Beritajateng.net) – Dua jenazah tidak utuh yang diduga penumpang AirAsia QZ8501 kembali diterbangkan ke pusat pemeriksaan Disaster Victim Identivication, RS Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur, setelah dibersihkan di DVI Bhayangkara Mappaoddang Makassar.

“Hari ini (30/1) ada dua lagi jenazah yang ditemukan oleh nelayan dan keduanya ditemukan di tempat berbeda. Kedua jenazah itu diperiksa oleh tim medis, kemudian tim mengirimnya ke RS Bhayangkara Makassar sebelum diterbangkan ke Surabaya,” ujar Koordinator Basarnas Makassar, Kusnadi, di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan jenazah kelima ini ditemukan di Pantai Soreang, Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, sedangkan jenazah keenam ditemukan di tepi pantai Desa Tassiwalie, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Setelah adanya penemuan dua jenazah yang ditemukan di dua provinsi berbeda itu, pihaknya akan menyisir beberapa perairan yang berada di Selat Makassar.

“Dua jenazah telah tiba di Posko DVI Bhayangkara Makassar sekitar pukul 18.00 dan 19.30 WITA, selanjutnya dirapikan oleh tim dokter forensik karena mayat itu sudah tidak utuh dan hanya tulang,” katanya.

Dengan adanya penemuan dua jenazah ini, total secara keseluruhan berjumlah enam dengan empat jenazah sudah ditemukan sebelumnya dan telah diterbangkan ke Surabaya, Jawa Timur, melalui Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan.

Berdasarkan penemuan enam jenazah sementara ini, pihak Basarnas bersama tim gabungan mulai mendapat titik terang dan memperluas pencarian di wilayah Majene Sulbar dan di Wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Selain lima jenazah yang ditemukan, warga juga mendapati sejumlah serpihan pesawat, termasuk koper diduga milik penumpang AirAsia QZ8501 yang mengapung di laut sekitar 30 meter dari bibir pantai di Kecamatan Sendana, Majene, Sulbar.

Lokasi penemuan jenazah ke lima tersebut berdekatan dengan lokasi penemuan jenazah Syaiful Rahmat, teknisi pesawat Air Asia.(Ant/Bj03)