Home News Update Dua Ganda Indonesia Gagal di All England

Dua Ganda Indonesia Gagal di All England

198
0

bulutangkis

Jakarta, 7/3 (BeritaJateng.net) – Pasangan ganda putra dan ganda putri Indonesia yang melangkah pada putaran perempat final turnamen Yonex All England Open 2015 pada Jumat gugur untuk melanjutkan dari putaran berikutnya.

Langkah ganda putra Indonesia Markus Gideon Fernaldi-Kevin Sanjaya Sukamuljo untuk melangkah pada putaran semifinal turnamen tingkat Super Series Premier itu dihentikan pasangan Denmark Mads Conrad-Petersen-Mads Pieler Kolding dalam pertandingan yang berlangsung di Barclaycard Arena Birmingham Inggris, Jumat malam waktu setempat.

Markus-Kevin kalah dengan dalam tiga game skor 11-21, 21-10, dan 13-21 selama 50 menit pertandingan.

Pasangan pelatnas Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia itu tidak mampu mengejar perolehan skor dari ganda putra Denmark pada babak pertama dengan selisih skor 2-2, 2-6, 4-9, 5-13, 10-15, hingga 11-21.

Pada game kedua, Markus-Kevin membalikkan kedudukan sejak awal game dengan selisih skor 3-1, 7-1, 10-4, 14-7, hingga 21-10.

Namun, pada game ketiga pasangan putra Indonesia itu kembali melemah sejak awal game dengan selisih skor 1-3, 3-5, 6-6, 7-9, 8-12, 11-16, hingga 13-21.

Pada nomor ganda putri, pasangan Indonesia Nitya Krishinda Maheswari-Greysia Polii ditaklukkan ganda putri Tiongkok Tang Jinhua-Zhong Qianxin dalam tiga game dengan skor 19-21, 21-13, dan 11-21 selama satu jam 13 menit pertandingan.

Pasangan putri unggulan Indonesia itu melakukan perlawanan ketat terhadap Tang-Zhong pada game pertama dengan selisih skor 1-2, 3-2, 4-6, 7-9, 12-10, 14-16, dan 18-16. Tapi Nitya/Greys dipaksa menyerah setelah skor imbang 19-19 dan berakhir dengan kekalahan 19-21.

Ganda putri peraih medali emas dalam Asian Games 2014 itu mengejar ketertinggalan pada game kedua dengan selisih skor 2-1, 6-2, 11-2, 14-7, 17-10, 19-11, hingga berakhir 21-13.

Namun, ganda putri Indonesia harus kehilangan game ketiga saat selisih skor jauh melesat setelah mencapai keseimbangan 3-3. Ganda putri Indonesia tertinggal 3-9, 4-10, 8-10, 10-16, 10-20, hingga 11-21.

Peluang wakil Indonesia untuk merebut juara pada nomor ganda putra dan nomor ganda putri dalam turnamen tingkat Super Series Premier berhadiah total 500 ribu dolar itu pun harus gugur setelah Markus-Kevin dan Nitya-Greys kalah pada putaran perempat final.

Sebelumnya, ganda putra Indonesia Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan mengakhiri perjuangan mempertahankan gelar juara All England setelah kalah pada putaran kedua dari pasangan Tiongkok Fu Heifeng-Zhang Nan dengan skor 16-21, 21-19, dan 18-21. (ant/BJ)