Home Lintas Jateng DPU Karanganyar : Tak Ada Oknum Wartawan Maupun AWPI Minta Proyek

DPU Karanganyar : Tak Ada Oknum Wartawan Maupun AWPI Minta Proyek

perss

KARANGANYAR, 5/11 (BeritaJateng.net) – Sejumlah wartawan media cetak dan elektronik mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar untuk mengklarifikasi rumor adanya wartawan yang mendapat jatah proyek.

Plt Kepala DPU Karanganyar, Edhy Sriyatno menyampaikan tidak ada orang yang mengaku sebagai wartawan maupun AWPI meminta jatah proyek kepada DPU.

“Sampai saat ini belum ada laporan kalau wartawan meminta jatah proyek itu. Kalau nanti ada, saya akan membentengi langsung. Saya mengerti,” tegas Edhy. (04/11/2015)

Informasi yang beredar, AWPI sempat bergabung dalam rapat lintas kontraktor rekanan Pemkab Karanganyar. Pada rapat itu, nama Ketua Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional (Gapeknas), Suwarno, disebut-sebut meminta sejumlah rekanan menyisihkan lima proyek untuk wartawan, namun, Suwarno membantah.

“Enggak, saya enggak pernah merasa didatangi wartawan. Atau ada wartawan meminta proyek. Enggak, saya enggak kayak gitu,” jelas Suwarno.

AWPI di Karanganyar baru berjalan beberapa bulan. Tukino salah satu Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) AWPI Karanganyar membantah ada oknum AWPI bergabung bersama rekanan untuk meminta jatah proyek kepada Pemkab.

Terkait adanya oknum yang mengatasnamakan AWPI untuk kepentingan yang keluar dari fungsi peran pers atau bahkan kepentingan pribadi atau minta minta proyek Wasekjend DPP AWPI menegaskan akan menindak tegas.

“Kalau ada oknum anggota yang mengatasnamakan AWPI untuk kepentingan yang menyimpang dari fungsi peranan pers maka DPP AWPI akan menindak tegas oknum anggota kami apalagi yang minta-minta proyek, tentunya DPP akan menerjunkan tim untuk validasi data, kalau itu pengurus DPC/DPD maka akan kami cabut SK dan Kartu Anggotnya dari AWPI,” Tegas Wasekjend DPP AWPI Yusuf Ahmad. (04/11/2015)

Selanjutnya isu terkait anggota AWPI minta-minta proyek adalah pencemaran nama baik organisasi, maka pihsknya pasti akan menindak tegas dan menyelidiki sampai tuntas.

“Apabila isu ini sengaja di munculkan oleh sebagian orang atau kelompok tertentu akan kami proses secara hukum dan kami segera laporkan kepada pihak yang berwajib, apabila itu dari oknum anggota kami maka kami juga akan menindak sesuai aturan organisasi yang tertuang dalam AD/ART,” tegasnya. (BJ)