Home DPRD Kota Semarang DPRD: Pemindahan PKL Taman KB di Jalan Pandanaran II Bukan Solusi

DPRD: Pemindahan PKL Taman KB di Jalan Pandanaran II Bukan Solusi

402
0
PKL Taman KB menolak pindah pada Jumat kemarin. Mereka sepakat akan pindah ke relokasi pada Senin mendatang.
           Semarang, 14/3 (BeritaJateng.net) – Rencana Dinas Perdagangan untuk merelokasi secara permanen Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman KB Semarang ke bahu jalan Pandanaran II, mendapat tanggapan dari DPRD Kota Semarang.
        Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menilai rencana pemindahan shalter PKL Taman KB secara permanen di bahu jalan Pandanaran dua merupakan solusi yang ngawur. Hal ini mengingat rencana tersebut justru akan berdampak buruk baik bagi pengguna jalan maupun para pejalan kaki.
          “Untuk mencarikan solusi, tidak terus serta merta Shalter PKL dipindah di jalan pandanaran dua, itu justru akan menambah kesemrawutan, terus memnghabiskan bahu jalan sampai trotoar akhirnya yang dirugian para pejalan kaki. Tentunya ini bukan solusi,” Katanya, Rabu.
          Lebih lanjut Ia mengungkapkan, Pemerintah Kota yakni Dinas Perdagangan harus mencarikan solusi yang pas sehingga keberadaan PKL Taman KB tidak merugikan warga masyarakat lain.
        “Kami berharap Pemkot dapat mencari tempat atau titik yang dapat digunakan untuk mereka berdagang lagi secara permanen. Sehingga kedepan tidak lagi di gusur-gusur lagi, kan justru kasian. Intinya jangan sampai dampak pembangunan malah merugikan masyarakat banyak,” ungkapnya.
         Sementara untuk alternatif solusi, Politisi PDI perjuangan itu mengungkapkan Pemkot dapat memanfaatkan tanah-tanah kosong milik Pemerintah Kota, untuk dipergunakan membangun shalter, atau membeli tempat strategis untuk dibangun shalter yang dapat ditempati oleh pedagang PKL Taman KB.
         “Silahkan nanti Dinas Perdagangan apakah mau beli tanah untuk di dirikan shalter, kalau bisa ya tanah Pemkot yang masih ada untuk dibangun shalter jadi tidak harus dipandanaran dua. sehingga tidak menambah kesemrawutan di jalur tersebut,” ungkapnya.
          Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto membenarkan bahwa pihaknya berencana untuk memindah PKL Taman KB dengan membuat shalter di sepanjang jalan Pandanaran Dua secara permanen.
          “Shelter nanti akan dibangun oleh Djarum Foundation secara keseluruhan. Semua akan permanen di Pandanaran Dua dan akan kami minta ijin ke walikota untuk kekhususan, karena bagaimanapun juga pedagang sudah legowo untuk pindah,” ungkapnya.
          Lebih lanjut Fajar mengungkapkan, bahwa konsep pemindahan Pedagang Kali Lima Taman KB bukanlah penggusuran melainkan penataan. Olehkarena itu pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Satlantas dan Dishub untuk melakukan rekayasa lalulintas guna menghindari kesemrawutan.
          “Selanjutnya nanti akan komunikasikan dengan Dishub kasatlantas terkait dengan rekayasa lalulintas manakala nanti lalulintas di pandanaran dua itu semakin padat,” ungkapnya.
         Sementara itu, sembari menunggu dibangunya shelter untuk pedagang, Fajar menjelaskan bahwa saat ini pedagang diperbolehkan untuk berjualan di beberapa titik sepertihalnya di trotoar depan SMA Negeri 1 Semarang.  “Mereka kami ijinkan untuk berjualan di depan SMA N 1 Semarang untuk sementara waktu silahkan, karena kan sama mencari nafkah juga. Dan kami juga sudah mengkomunikasikan dengan SatpolPP untuk tidak dilakukan penindakan terkait dengan PKL Taman KB yang berjualan di bahu njalan,” imbuhnya. (El)