Home DPRD Kota Semarang DPRD Kota Semarang Tancap Gas Rancang Tatib

DPRD Kota Semarang Tancap Gas Rancang Tatib

610
Paripurna DPRD Kota Semarang

Semarang, 22/8 (BeritaJateng.net) – Belum genap sepekan seusai pengambilan sumpah jabatan, DPRD Kota Semarang langsung tancap gas merancang tata tertib (tatib).

Tim penyusunan rancangan tartib pun sudah dibentuk dengan melibatkan perwakilan masing-masing partai.

Ketua sementara DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan, masing-masing partai diminta mengirimkan personilnya untuk mewakili partai masuk dalam tim pembahasan rancangan tartib.

Terdapat 17 anggota tim dari 9 partai yang dilibatkan dalam pembahasan tartib ditambah 2 pimpinan sementara.

Kami sudah langsung kejar tayang. Tadi, kami sudah melakukan pembahasan rancangan tartib. Kami targetkan besok selesai. Kemudian, kami akan undang bagian hukum dan tim ahli untuk menyempurnakan,” jelas Pilus, sapaan akrab Ketua sementara DPRD kota Semarang.

Pilus menerangkan, penyusunan tartib tidak membutuhkan waktu cukup lama. Pasalnya, pihaknya beracuan pada tartib tahun 2018.

Hanya saja, ada sedikit perombakan pada komposisi alat kepengkapannya. Alat kelengkapan harus disesuaikan mengingat perolehan masing-masing partai berubah.

“Seperti PDIP yang semula 17 kursi Jsi 19 kursi, Gerindra semula 7 kursi jadi 6 kursi. Jadi, yang kami bahas cukup krusial pada bab 4 terkait alat kelengkapan dewan maupun alat kelengkapan badan,” jelasnya.

Sementara itu, pembentukan alat kelengkapan, lanjut Pilus, akan dikakukan setelah fraksi telah terbentuk.

Pihaknya baru saja berkirim surat kepada pihak partai untuk mengirimkan komposisi fraksi masing-masing partai.

Partai diberi kelonggaran waktu sekitar tujuh hari untuk menyusun komposisi fraksi. Setelah itu, dia meminta setiap partai segera mengirimkannya agar alat kelengkapan segera dapat dibahas.

“Kami batasi sepekan. Kalau belum mengirimkan, kami akan berkirim surat lagi untuk segera mengirimkan komposisi fraksi. Saya kira masing-masing DPC partai sudah membahasnya,” ujarnya.

Sementara itu, perihal pimpinan dewan, Pilus mengatakan setiap DPC telah mengusulkan nama pimpinan dewan. Mereka tinggal menunggu keputusan dari pusat. (El)