Home DPRD Kota Semarang Dewan : Dinas Pasar Harus Prioritaskan Pedagang Asli Pasar Johar Untuk Tempati...

Dewan : Dinas Pasar Harus Prioritaskan Pedagang Asli Pasar Johar Untuk Tempati Lapak Sementara

Semarang, 7/1 (BeritaJateng.net) – Proyek pembangunan pasar sementara di MAJT bagi pedagang Pasar Johar kini memasuki tahap finishing. Melihat kondisi tersebut, kalangan dewan tetap mengingatkan dinas terkait untuk memprioritaskan pasar sementara tersebut bagi pedagang asli Pasar Johar.

Penegasan itu disampaikan oleh Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang Hanik Khoiru Sholikah. Menurut dia sudah selayaknya pedagang sebagai korban kebakaran Pasar Johar beberapa waktu lalu mendapatkan tempat di pasar sementara MAJT.

Untuk itu, ia meminta, Dinas Pasar Kota Semarang melakukan pendataan dengan benar sehingga seluruh pedagang Pasar Johar dapat tertampung disana.

“Jumlah pedagang Johar itu sekitar 4.000-an. Bahkan, paguyuban pedagang Johar meminta semua pedagang yang masih berjualan di Pasar Johar untuk pindah ke MAJT seluruhnya sehingga nantinya tidak ada dua Pasar Johar di Semarang. Dan, untuk menghindari yang bukan pedagang asli Johar, nanti diprioritaskan yang asli Johar. Kami sudah merekomendasikan hal tersebut,” jelasnya.

Soal isu memasukkan pedagang bukan asli Pasar Johar, ia menilai, hal tersebut sulit diwujudkan. Karena, dari kapasitas yang ada di pasar sementara MAJT, hanya memadai bagi pedagang asli Pasar Johar.

“Kalau ada yang mewacanakan lebih dari itu, kayaknya tidak bisa. Hal ini kami upayakan agar pedagang Johar bisa tertampung semua,” katanya.

Dikatakannya pula, bagi pedagang Johar yang sebelumnya memiliki lapak lebih dari 1, maka nantinya mendapatkan sesuai jumlah lapaknya di pasar sementara MAJT.

“Hanya saja ukurannya berbeda agar semua bisa tertampung. Karena, dari awal dinas pasar sudah menghitung jumlah pedagang, terutama yang kena kebakaran. Setelah dihitung, kapasitas untuk lapak per pedagang ukurannya 1 x 2 meter. Semisal ada yang punya lima lapak di Pasar Johar yang dulu, akan tetap dapat hanya ukuran yang berbeda karena luasan yang ada sekarang tidak memungkinkan,” jelasnya lagi.

Ia menambahkan, rencananya, akhir Januari nanti sudah siap ditempati karena sekarang sudah finishing. Untuk saat ini, mempersiapkan fasilitasnya. (BJ)