Home Advertorial DPRD Demak Pertanyakan Naiknya Belanja Pegawai

DPRD Demak Pertanyakan Naiknya Belanja Pegawai

9172
Rapat paripurna DRPD Kabupten Demak mengenai pandangan umum fraksi-fraksi terkait Raperda APBD Kabupaten Demak Tahun 2017.

Demak, 25/11 (BeritaJateng.net) – Tidak sedikit Anggota Dewan yang merasa kaget saat berlangsungnya Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Raperda APBD Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2017, dimana ada kenaikan anggaran belanja pegawai sebesar Rp 6.086.402.000. Sehingga hal ini menjadi pembahasan serius bagi Anggota DPR yang hadir dan mempertanyakan dasar penghitungan atas kenaikan anggaran dari Rp 779,97 miliar pada TA 2016 menjadi  Rp 773,08 miliar pada TA 2017 tersebut.

Menurut Sugiharno, Ketua Fraksi PDI Perjuangan mengatakan bahwa dirinya sangat heran dengan kenaikan anggaran belanja pegawai tersebut yang meningkat drastis, dimana saat sekarang ini keuangan RAPBD 2017 justru mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Saya minta agar pihak exsekutif memberikan penjelasan secara terperinci terkait meningkatnya anggaran belanja pegawai pada tahun anggaran 2017 ini,” tegas Suharno, Kamis (24/11).

Hal serupa juga disayangkan oleh Ketua Fraksi Partai Golkar Sianipan. Dalam Agenda rapat paripurna tersebut penyampaian pandangan umum fraksi. Dimana eksekutif juga diminta menyertakan tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk pejabat eselon dan fungsional secara transparan.

“Harusnya disertakan berapa jumlah pegawai PNS atau non PNS dan menjelaskan penerima gaji yang dibebankan APBD, oleh sebab itu agar eksekutif berkenan menjelaskan semua kenaikan anggaran tersebut,” tandas Sanipan. (BJ)