Home Lintas Jateng DPRD Blora : Raperda Tentang Miras Segera Dibentuk

DPRD Blora : Raperda Tentang Miras Segera Dibentuk

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi
Blora, 15/5 (BeritaJateng.net) – Warga Kabupaten Blora  mendukung wacana rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pelarangan pembuatan, peredaran dan pengonsumsian minuman beralkohol.
Antusiasme itu terungkap dalam public hearing yang digelar DPRD Blora di pendapa Kecamatan Cepu, Jumat (15/5). Acara itu dalam rangka menjaring saran, masukan dan pendapat masyarakat terkait penyusunan ranperda pengendalian minuman keras (miras) di Blora.
“Banyak saran dan masukan yang disampaikan warga. Salah satunya mendukung wacana nol persen peredaran miras di Blora,” ujar Wakil Ketua DPRD Abdullah Aminudin.

Abdullah Aminudin  mengatakan, Cepu ditunjuk sebagai tempat pertama pelaksanaan acara tersebut adalah keputusan tepat. Menurutnya, minuman beralkohol adalah permasalahan yang kompleks. Baik minuman beralkohol produksi pabrikan yang diperbolehkan dijual di tempat tertentu sesuai ketentuan perundangan yang berlaku, maupun minuman beralkohol yang diproduksi sendiri oleh warga dan bahkan miras oplosan.
“Cepu adalah kabupaten yang tumbuh pesat. Lokasi yang sedang tumbuh ini perlu dijadikan test case atau uji public proses pembuatan regulasi dan persiapan pelaksanaan pengendalian serta pengawasan minuman beralkohol,” ujarnya.

Sebelumnya, Fraksi-fraksi di DPRD Blora melontarkan wacana pelarangan peredaran miras di Kabupaten Blora. Pelarangan yang dimaksud adalah menyangkut pula pembuatan dan pengonsumsian miras. Muncul wacana juga pemberian sanksi tak hanya bagi pembuat dan pengedar, melainkan juga bagi pengonsumsi (peminum-red) miras.

Namun pelarangan penjualan miras dikecualikan bagi tempat-tempat yang diperbolehkan menjualnya berdasarkan ketentuan perundang-undangan.

“Setelah mendengar saran dan masukan masyarakat, kami semakin bersemangat untuk mengatur pengendalian miras di Blora secara konfrehensif,” ujar Siswanto, ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRD Blora.

Dia mengungkapkan, setelah di Cepu, acara serupa akan dilanjutkan di dapil I di Kecamatan Jepon. Berikutnya di dapil III, IV dan Vyakni dipusatkan di Kecamatan Tunjungan, Japah dan Kecamatan Randublatung. (BJ31)