Home Lintas Jateng DPRD Berikan 29 Rekomendasi LKPJ Bupati 2014

DPRD Berikan 29 Rekomendasi LKPJ Bupati 2014

dprd-2
 
Jepara, 20/4 (Beritajateng.net) – Dewan Perwakilan RakyatDaerah (DPRD) Kabupaten Jepara memberikan 29 rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj)  bupati tahun anggaran 2014.

Penyampaian rekomendasi itu disampaikan dalam rapat paripurna istimewa yang berlangsung di gedung DPRDJepara, Senin (20/4). Sebelumnya, LKPj bupati tahun anggaran 2014 disampaikan kepada dewan pada 6 April 2014. Untuk membahas LKPJ ini, DPRD Jepara membentuk duapanitia khusus (pansus).
 
29 rekomendsi itu merupakan gabungandari rekomendasi dua pansus yang dibuat sebelumnya. Pansus I yang membahasbidang pemerintahan, keuangan dan kesra memberikan 12 rekomendasi, sedangkan 17sisanya merupakan rekomendasi dari pansus II bidang ekonomi, pembangunan, infrastruktur dan tugas pembantuan.
 
Dari penilaian dan kajian yangdilakukan pansus I terhadap LKPj yang disampaikan oleh bupati, beberapa sektor sudah mengalami peningkatan kinerja dari tahun sebelumnya. Namun faktadi lapangan masih muncul beberapa permasalahan yang kondisinya kontradiktif dengan data yang disajikan dalam dokuman LKPj.

“Diantara permasalahan yang masih muncul yakni masih banyak toko modern yang buka dan tutupnya tidak sesuai dengan perda serta banyak munculnya pemberian izin pendiiran industri yang bertentangan dengan perda RTRW,” ujar ketua DPRD Jepara Dian Kristiandi saatmembacakan putusan dewan.
 
Beberapa rekomendasi yang disampaikan yakni pemkab diminta memaksimalkan kinerja satpol PP untuk penegakan perda, mengevaluasi SOTK dengan konsep miskin struktur kaya fungsi, meminta RSU Kartini dan puskesmas rawat inap menambah jumlah tenaga medis dan ruang kelas 3, mengusulkan penambahan kuota gas LPG bersubsidi, menambah anggaran dana tanggap darurat dan meningatkan klaster BPBD dari tipe B ke A. 

“Agar pemerintah daerah melarang semua bentukpungutan  di sekolah negeri dan memberikan punishment dengan tegas,” imbuh Dian.
 
Rekomendasi lainnya yakni, meningkatkan kualitas dan kuantitas jalan kabupaten dengan hotmix, menindak tegas pengguna jalan yang melebihi tonase serta harus ada ketegasan kepada investor dalam penanganan limbah industri.

“Pemkab Jepara juga sebaiknya menerima investasi padat modal bukan padat karya,” katanya.
 
Sementara itu Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengapresiasi kinerja pansus DPRD Jepara yang telah membahas LKPj 2014 ini.  Menurut Marzuqi, penyampaian LKPj akhir tahun anggaran 2014 sudah disampaikan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan yakni paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

“Berbagai saran, masukan dan rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD akan kita perhatikan dan diperbaiki di masa selanjutnya,” katanya.
 
Sebelum hasil pembahasan LKPJ bupati ini disampaikan kepada bupati melalui paripurna istimewa, DPRD Jepara Senin (20/4)pukul 10.00 WIB sudah menggelar rapar paripurna pengambilan keputusan atas LKPJ itu yang dilakukan diinternal dewan sendiri. (BJ18)  
 
 
 

Advertisements