Home News Update DPD RI Siap Bantu Pemkot Semarang Pulihkan Pasar Johar

DPD RI Siap Bantu Pemkot Semarang Pulihkan Pasar Johar

Kebakaran Pasar Johar
Kebakaran Pasar Johar
Kebakaran Pasar Johar

Semarang, 11/5 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI siap membantu Pemerintah Kota Semarang memulihkan kegiatan Pasar Johar pascakebakaran hebat yang terjadi di pasar tradisional itu.

“Saya sudah sampaikan kepada Bapak Ketua DPD RI Irman Gusman terkait Pasar Johar ini. Beliau memberikan perhatian penuh,” kata anggota DPD RI asal Jawa Tengah Bambang Sadono di Semarang, Minggu.

Hal itu diungkapkannya di sela meninjau Pasar Johar Semarang yang terbakar hebat pada Sabtu (9/5) malam dan menghanguskan ribuan kios pedagang di pasar yang dibangun pada 1937 itu.

Bambang hanya didampingi anggota Komisi Informasi Publik (KIP) Jateng Zainal Abidin saat meninjau Pasar Johar dan menyempatkan dialog dengan sejumlah pedagang, serta jajaran dinas terkait.

Irman selaku Ketua DPD RI, kata dia, juga sudah menghubungi Menteri Pedagangan Rahmat Gobel untuk menurunkan tim yang membantu Pemkot Semarang memulihkan kegiatan perekonomian di Pasar Johar.

“Bapak Ketua (Irman Gusman, red.) mengapresiasi bahwa di sinilah DPD berperan mewakili kepentingan daerah, yakni di Jateng, khususnya Kota Semarang,” kata Ketua Badan Pengkajian MPR RI itu.

Mantan Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) itu mengatakan setidaknya ada beberapa langkah yang harus diprioritaskan Pemkot Semarang untuk menangani persoalan Pasar Johar.

“Permasalahan yang dihadapi pertama, tentu soal pemadaman api. Ini harus segera diatasi. Kedua, bagaimana menolong pedagang Pasar Johar untuk secepatnya mendapatkan tempat berdagang,” katanya.

Bambang mengatakan sekarang ini para pedagang sedang semangat-semangatnya karena sebentar lagi menghadapi momentum bulan puasa dan Lebaran yang berimplikasi pada naiknya permintaan dari masyarakat.

“Makanya, sekarang ini pedagang tengah semangat-semangatnya. namun pasarnya terbakar. Pemkot Semarang harus segera menolong, bagaimana? Segera carikan tempat relokasi bagi mereka,” katanya.

Penentuan tempat relokasi, kata dia, diserahkan pada Pemkot Semarang yang lebih berwenang, namun sebaiknya dicarikan yang lokasinya representatif dan memfasilitasi apa yang diinginkan pedagang.

“Ya, kalau maunya pedagang kan (tempat, red.) relokasinya dekat sini saja. Namun, nanti itu biar dikaji Pemkot Semarang. Kami masih menunggu apa langkah Pemkot Semarang nanti,” pungkas Bambang.

Sebagaimana diwartakan, Pasar Johar Semarang terbakar hebat pada Sabtu (9/5) malam, sekitar pukul 20.00 WIB menghanguskan setidaknya ribuan kios pedagang yang ada di pasar itu.

Angin yang bertiup kencang menyebabkan kebakaran terus merembet ke Pasar Yaik yang masih satu kawasan dengan Pasar Johar, dan api baru berhasil dikuasai pada Minggu (10/5) pagi.

Namun bara api menyala, kepulan asap masih terlihat dibeberapa titik. Kebakaran yang mengahanguskan sekitar 23.935 meter persegi bangunan ini kerugiannya ditafsir mencapai Rp. 376 milyar. (Bj05)