Home Ekbis DPD REI Jateng Khawatir Pertumbuhan Pembangunan Rumah Kian Merosot

DPD REI Jateng Khawatir Pertumbuhan Pembangunan Rumah Kian Merosot

281
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Semarang, 20/5 (BeritaJateng.net) – Perlambatan ekonomi nasional, berdampak pada rendahnya daya beli masyarakat. Salah satunya di sektor properti.

Banyak masyarakat yang kemudian menunda membeli rumah dan memilih untuk berbelanja kebutuhan lain yang lebih penting.

Wakil Ketua Bidang Promosi Publikasi dan Humas DPD Real Estate Indonesi (REI) Jateng Dibya Hidayat mengatakan, penurunan penjualan tidak hanya terjadi pada rumah menengah, tetapi juga menengah atas.

Diprediksi, hingga kuartal II tahun ini, pihaknya tidak berharap terlalu banyak, karena kondisi ekonomi belum stabil.

Melambatnya perekonomian Tanah Air, lanjut Dibya, bukan satu-satunya faktor penghambat pertumbuhan pembangunan perumahan.

Faktor lainnya adalah terkait wacana Bank Indonesia (BI) yang akan melarang pencairan dana sebelum bangunan fisik selesai 100 persen.

“Dengan adanya larangan itu, akan berpotensi meningkatkan harga jual rumah. Karena pengembang terpaksa mencari modal pembangunan dari perbankan. Namun, perbankan akan menerapkan beban bunga yang tinggi kepada para pengembang,” katanya.

Pihaknya mengkhawatirkan, dengan adanya kebijakan tersebut tingkat produktivitas para pengembang akan semakin menurun. (Bj23)