Home News Update DPD PDIP Jateng Adakan Penjaringan Calon Kepala Daerah

DPD PDIP Jateng Adakan Penjaringan Calon Kepala Daerah

image

Semarang, 11/5 (Beritajateng.net)-DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah mulai Senin 11/5 mengadakan tes bagi calon kepala daerah bupati/walikota beserta wakilnya selama tiga hari di Panti Marhen, Jalan Birigjen Sudiarto Semarang. Dari pendaftar sebanyak 189 akan dikerucutkan menjadi 84 orang. 

“Satu kabupaten/kota diambil 4 orang yang akan dikirim ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi,” ungkap Bendahara DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng, di sela sela tes.

Agustina menjelaskan, dari jumlah pendaftar, sembilan diantaranya adalah bupati dan wali kota. Mereka adalah Bupati Sukoharjo, Kendal, Pemalang, Semarang, Purbalingga, Boyolali ditambah Wali Kota Solo, Magelang dan Semarang. Untuk wakil bupati ada seorang yang mengikuti seleksi, Wakil Bupati Klaten.

Tak hanya mereka, ada dua ketua DPRD yang ikut mendaftar. Yakni Ketua DPRD Kabupaten Semarang dan Grobogan. Wakil Ketua DPRD ada tiga, dari Demak, Rembang dan Pekalongan.“Semuanya akan mengikuti proses seleksi yang sama. Dalam tahap pertama ini adalah wawancara,” jelasnya.

Banyaknya peserta yang mengikuti penjaringan di Partai yang diketuai oleh Megawati Sukarnoputeri ini, membuat test dilakukan dalam tiga hari. Pada hari Senin ini seleksi dilakukan bagi pendaftar yang berasal dari daerah Pantura. Hari kedua dari DPC wilayah Kedu dan Banyumas serta hari terakhir bagi DPC di wilayah karesidenan Surakarta. Hasil wawancara akan dibawa ke DPP PDIP pada Jumat (15/5).

Sementara itu Wakil Sekretaris DPD PDIP Jateng Ahmad Ridwan menjelaskan wawancara ini bukan hanya formalitas saja. Hasil wawancara secara detil akan dilaporkan ke DPP. Isi seleksi wawancara tentang visi misi kepemimpinan dan kepartaian. “Ini sebagai gambaran bagi DPP. Biar jelas seperti apa visi misi masing-masing calon,” kata Ridwan.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengaku mengikuti seleksi wawancara sekitar 1,5 jam. Hal yang ditanyakan diantaranya jika nanti memperoleh rekomendasi apa yang akan dilakukan, Bagaimana pengelolaan partai kedepannya, pengelolaan warga dan wilayahnya.“Kalau memang diberi amanah, maka akan semaksimalnya menjalankan. Manut partai,” kata wali kota yang akrab di sapa Hendi ini.(BJ013)