Home Ekbis Dolar Tinggi, Harga Elektronik Belum Naik

Dolar Tinggi, Harga Elektronik Belum Naik

image
showroom Global Elektronik Spesialis Tata Udara (toko AC) di Jalan. Mayjen. Sutoyo Siswomiharjo 942

Semarang, 19/3 (Beritajateng.net)- Nilai tukar rupiah terhadap dolar awal pekan ini mencapai lebih dari Rp. 13.000. Meski begitu pabrik elektronik belum berencana menaikkan harga setiap produknya yang dirakit (manufaktur) di Indonesia. Kecuali produk built-up yang di-import langsung dari prinsipal di luar negeri, etimasi penyesuaian harga import berkisar 5-6 persen.

Sebab itu beli perangkat elektronik sekarang, disaat promo lebih hemat sampai 20 persen. “Rasanya semua bisnis akan terkena masalah terkait melemahnya rupiah. Tapi sampai saat ini kami belum ada rencana menaikan harga,” kata praktisi bisnis ritel elektronik yang juga Managing Director Superstore Global Elektronik Semarang Gouw Andy Siswanto, disela-sela pembukaan showroom Spesialis Tata Udara (toko AC) di Jalan. Mayjen. Sutoyo Siswomiharjo 942 (Kampung Kali) Semarang, Rabu (18/3).

Ia juga mengatakan pihalnya masih akan melihat sampai dimana kenaikan tingginya dollar tersebut. “Apakah ini hanya sementara atau akan ada efek yang panjang, sementara kondisi ini kita wait and see, jadi kita harus mengikuti perkembangannya,”lanjutnya.

Menurut Andy, secara market share Global Elektronik Semarang masih memimpin. Meski begitu ia mengakui belum tahu perkembangan pasca nilai tukar dollar yang semakin tinggi. “Yang kami programkan sekarang upayakan menjual sebanyak mungkin dengan harga lebih kompetitif dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,”tambahnya.(BJ)