Home Hukum dan Kriminal Ditpolair Tangkap 8 Ton Solar Ilegal

Ditpolair Tangkap 8 Ton Solar Ilegal

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Semarang, 22/5 (Beritajateng.net) – Tiga truk tangki berisi minyak bahan bakar solar Ilegal berhasil digagalkan Petugas Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Jawa Tengah.

Selain mengamankan truk, petugas menetapkan tersangka, Sani Yunara, warga Jakarta pemilik PT Inmas Energy Jakarta Kelapa Gading Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes A Liliek Darmanto mengatakan pengungkapan solar ilegal itu berdasarkan hasil penyelidikan petugas Ditpolair Polda Jateng yang mencurigai ada tiga truk tangki yang hendak menjual minyak kepada nelayan di pelabuhan Tegal tanggal 7 April lalu. Setelah diselidiki, ternyata mereka tidak memiliki izin pengangkutan.

“Mereka tidak punya surat resmi dari SKK Migas. Sudah pasti pendistribusian praktik ilegal berupa penjualan bio solar hingga ke pemiliknya yang ada di Jakarta,” katanya, Jumat (22/5).

Liliek menambahkan tiga orang sopir truk tangki dijadikan saksi, sementara pemilik usaha sudah ditetapkan tersangka.

“Kita masih akan kembangkan. Tersangka Sani Yunara (Red-)belum ditahan. Karena ancaman hukuman dibawah 5 tahun penjara,” imbuhnya.

Berdasarkan pengakuannya perusahaan yang dikelolanya baru dua kali mengangkut bio solar dari Tangerang ke Tegal.

“Pelaku ini membeli bio solar ke sebuah perusahaan di Tangerang sebesar Rp 6.100 perliter. Lalu dijual lagi ke nelayan Tegal dengan harga Rp 8.100 perliter. Jadi dia untung Rp 2.000 perliternya,” ungkapnya.

Karena penangkapan di pelabuhan Tegal barang bukti sudah dititipkan di Polres Tegal. Tersangka dijerat dengan pasal sangkaan Pasal 53 huruf b dan atau huruf d jo Pasal 23 ayat 2 huruf b dan atau huruf d dan atau Pasal 54 UU nomor 22/2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dan atau Pasal 480 KUHP.(BJ04)