Home Headline Ditemukan Situs Candi Baru di Duduhan Mijen Semarang 

Ditemukan Situs Candi Baru di Duduhan Mijen Semarang 

3119

IMG-20150928-WA0006

Semarang, 28/9 (BeritaJateng.net) – Penemuan Situs candi di daerah kelurahan Duduhan kecamatan Mijen Semarang sudah memasuki hari ke empat penggalian untuk penelitian lebih lanjut dari tim penelitian arkelog Nasional.

Agustijantung Indrajaya, ketua Tim penilitian dri pusat penelitian arkeolog nasional menyampaikan bahwa hari ini merupakan penggalian yang ke 4 hari dari awal penggalian pada hari jumat 25 September lalu, dan melibatkan Tim penggalian dari arkeolog Jogja, mahsiswa UGM, Geologi ITB, Dinas Pariwisata Kota dan sekitar 6 orang untuk penggaliannya.

Dari penggalian tersebut, lanjutnya, telah diitemukan tumpukan batu bata yang merupakan situs dan candi dengan panjang sekitar 9,3 meter persegi. “Hingga saat ini sudah terlihat pondasinya selama 4 hari, dan berupa tumpukan batubata dengan diameter sekitar 50 centimeter,” tutur Agus.

“Kemungkinan disini ada peninggalan archa ganesha, dan sifatnya seperti kerajaan Hindu. Kita masih dalam penelitian lebih dalam untuk dapat mengenali situs atau candi yang ada di desa Dukuhan Mijen Semarang ini. Setelah kita gali dan kita teliti nantinya data-data tersebut akan kita kirim ke Dinas Parwisata Kota Semarang dan BPCB Jawa Tengah,” ucapnya.

Untuk awal penelitian, lanjut Agus, kita akan lihat ada penelitian dari daerah candi-candi lainya yang berada di utara jawa ini, dari situlah kita lihat pengenalan penemuan candi ini, kita akan pelajari bersama tim melalui penelitian kerajaan Hindu, sebab di daerah sekitar juga ditemukan semacam arca berbentuk ganesha ada pula penemuan seperti candi yang tidak rata dan ada gerigi-gerigi berbentuk candi.

Situs Candi yang ditemukan di Mijen Semarang
Situs Candi yang ditemukan di Mijen Semarang

Kemungkinan ini sepertinya lebih kuno dari candi prambanan dan dieng, namun belum bisa disimpulkan karena masih dalam penelitian. Kita juga belum bisa pastikan usiannya, masih tahap awal penelitian penilitian.

“Jika dilihat dari bentuknya, kemungkinan besar situs ini dulunya sebagai tempat pemujaan. Dan sebenarnya banyak sekali potongan-potongan archa dan candi yang saat ini disimpan di rumah-rumah warga, dan kita akan liat juga nantinya untuk penelitian dan pengenalan lebih dalam,” pungkasnya.

“Untuk keamanan masih kita koordinasikan dengan dinas parwsata kota dan kepolisian setempat, dan kita seblumnya juga meneliti didaerah Batang, Grinsing ada penemuan Tirtaan atau berbentuk seperti kolam, dan ada penemuan candi yang bertulisan dengan abad ke tujuh, nah dari penelitian tersebut kita juga ada pengenalan disana, ternyata di daerah jawa juga ada komunitas Hindu didaerah pantai. Penemuan lainya berupa arca candi dan lainya, telah dibawa ke museum Ronggowarsito, ada archa Duga, Bebek dan Naga.

Untuk penggalian ini nantinya akan kita kembalikan seperti semula, seperti aslinya, dikubur kembali seperti awalnya. Dan ini merupakan penemuan candi yang berada di Kota Semarang dan nanti kita akan kempabikan ke pemerintah kota selanjutnya,” tambah Agus selaku ketua tim Penelitian Nasional.(BJ06)

Advertisements