Ditelantarkan dan Pernah Dijanjikan PNS, Mantan Atlet Angkat Besi ini Terancam Dipenjara

Semarang, 30/8 (BeritaJateng.net) – Bagus Dana Saputra alias Entus (21) seorang mantan atlet angkat besi profesional kini terancam hukuman kurungan penjara 12 tahun. Ia terbukti melakukan tindak pidana pencurian disertai dengan kekerasan sebagaimana pasal 365 KUHP.
Padahal dulunya warga Gayamsari RT 05 RW 01, Kelurahan Gayamsari, Kecamatan Gayamsari Semarang itu mengaku pernah mengoleksi total 12 medali dari ajang angkat besi tingkat nasional.
Puncak prestasinya diraih saat mengikuti turnamen Arafura Games mewakili Provinsi Jawa Tengah di negara Australia pada tahun 2012 silam. Tak hanya itu, ia juga berujar pernah memperoleh medali emas tingkat Asean di ajang yang berbeda.

SAM_1002“Saat itu saya masih remaja, kelas 2 atau 3 sekolah menengah pertama. Terakhir mengikuti kejuaraan sewaktu di Darwin, Australia. Jumlah medali secara keseluruhan ada 12,” kisahnya kepada¬†BeritaJateng.net, Selasa (30/8).

Ironisnya, karir keemasannya justru bertolak belakang dengan kondisinya sekarang. Dia bersama seorang temannya bernama Mamang Rudi Asmoro (21) warga Jalan Jeruk, Kelurahan Lamper, Semarang Selatan ditangkap petugas kepolisian dari Polsek Pedurungan Semarang.

Keduanya kedapatan mencuri sebuah sepeda motor milik Nurudin (18), warga asal Kabupaten Batang Jawa Tengah yang tinggal kos di daerah Pedurungan Kidul Semarang, pada Senin (15/8) lalu.

Kapolsek Pedurungan Semarang, Kompol Sugiyatmo mengungkapkan, setiap melakukan aksi kejahatan, kedua pelaku berbekal senjata tajam jenis celurit. Selain itu, untuk merusak lubang kunci motor korban, pelaku menggunakan kunci palsu berbentuk leter T.

“pelaku tidak segan-segan melukai korban dengan sajamnya (senjata tajam). Modusnya memanfaatkan kelengahan korban. Sasarannya kadang dilakukan di tempat kos-kosan, warung makan, hingga warnet (warung internet). Mereka juga minum miras terlebih dahulu sebelum melakukan tindak kejahatan,” ungkapnya.

sejumlah barang bukti yang disita petugas
sejumlah barang bukti yang disita petugas

Sementara itu, pelaku Bagus mengaku terpaksa melakukan hal tersebut lantaran merasa sakit hati atas apa yang dialaminya semasa menjadi atlet. Dari penuturannya, ia sempat dijanjikan akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) oleh pemerintah atau Persatuan Angkat Berat, Binaraga dan Angkat Besi Seluruh Inonesia (PABBSI).

“Saya dulu ditelantarkan pihak pengurus Jawa Tengah. Pernah juga kalau juara dijanjikan akan diangkat jadi PNS. Kalau melakukan ini (curanmor) baru tahun-tahun ini dan sudah dua kali,” tuturnya saat berada di Mapolsek Pedurungan Semarang.

Untuk menjalani proses hukum selanjutnya, Bagus kini berada di Mapolsek Pedurungan Semarang. Dari barang bukti yang ada, petugas setidaknya menyita satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana pelaku dan tiga motor lain yang diduga kuat hasil kejahatan lainnya. (Bjt02)

Tulis Komentar Pertama