Home News Update Distribusi Gerobak Sampah di Jogja Awal Maret 2015

Distribusi Gerobak Sampah di Jogja Awal Maret 2015

gerobak sampah

Yogyakarta, 7/2 (BeritaJateng.net) – Pendistribusian sebanyak 100 gerobak sampah kepada rukun warga yang dinilai layak menerima oleh Badan Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta dilakukan pada awal Maret 2015.

“Perwakilan dari wilayah yang akan mengambil ke kantor Badan Lingkungan Hidup (BLH), bukan kami yang mengantarnya ke wilayah,” kata Kepala BLH Kota Yogyakarta Irfan Susilo di Yogyakarta, Sabtu.

Saat ini, puluhan gerobak sampah pengadaan tahun anggaran 2014 telah selesai dirakit dan kini masih tersimpan di halaman kantor BLH Kota Yogyakarta.

Menurut dia, gerobak sampah tersebut tidak diberikan untuk seluruh rukun warga tetapi hanya kepada wilayah yang memiliki pembukuan atau catatan administrasi retribusi sampah yang tertib.

Nantinya, lanjut Irfan, gerobak sampah tersebut akan dikelola oleh seorang penggerobak yang ditunjuk oleh wilayah guna mengangkut sampah dari warga ke tempat pembuangan sampah terdekat.

“Warga yang kemudian akan swadaya membayar biaya pembuangan sampah sesuai kesepakatan yang ada,” katanya.

Ia berharap, keberadaan gerobak sampah tersebut dapat membantu setidaknya satu keluarga tidak mampu atau warga yang masih menjadi penggangguran untuk mendapatkan pekerjaan.

Program tersebut, lanjut Irfan, tidak hanya dilakukan pada 2014 saja tetapi juga direncanakan dilakukan secara rutin. “Selain untuk membantu meningkatkan kebersihan, gerobak sampah itu juga bisa menggantikan gerobak yang telah rusak,” katanya.

Gerobak sampah di wilayah, lanjut Irfan, biasanya akan rusak dan tidak layak digunakan lagi dalam waktu dua hingga tiga tahun.

“Jika ada kerusakan sedikit, maka wilayah yang bertanggung jawab untuk memperbaikinya,” katanya.

Pada tahun ini, BLH Kota Yogyakarta mengusulkan pengadaan sekitar 240 gerobak sampah guna memenuhi kebutuhan wilayah.

Meskipun gerobak sampah untuk wilayah terus ditambah, namun Irfan berharap, warga tidak hanya tergantung pada penggerobak yang akan membuangkan sampah mereka ke tempat pembuangan sampah terdekat setiap harinya.

“Warga juga harus meningkatkan kesadaran untuk melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga sehingga jumlah sampah yang dibuang bisa berkurang,” katanya.

Setiap tahun, Pemerintah Kota Yogyakarta menerima pendapatan dari retribusi sampah dengan jumlah cukup besar. Tahun ini, target retribusi sampah adalah Rp3 miliar, sedangkan tahun lalu Rp2,7 miliar.

“Ada kenaikan target karena tahun ini banyak hotel baru yang telah beroperasi,” katanya. (ant/BJ)