Home Headline Dispertan Semarang Sarankan Warga Sembelih Hewan Kurban di RPH

Dispertan Semarang Sarankan Warga Sembelih Hewan Kurban di RPH

11
Jokowi Kurban Sapi Benggala Seberat 1 Ton Di MAJT Semarang

Semarang, 14/7 (BeritaJateng.net) – Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Semarang merekomendasikan agar masyarakat melakukan proses penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha 1442 Hijriyah di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi resiko penyebaran Covid-19 karena banyaknya kerumunan warga saat penyembelihan hewan kurban.

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Hernowo Budi Luhur mengatakan bahwa Dinas Pertanian mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19 di Kota Semarang saat Idul Adha dengan mengimbau panitia kurban untuk melakukan penyembelihan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

“Dalam proses pemotongan dan pengulitan hewan kurban, kami Dinas Pertanian menyarankan agar panitia menyembelihnya di RPH, hal ini untuk mencegah kerumunan dan penyebaran virus Covid-19,” ujar Hernowo, Rabu (14/7).

Namun, lanjut Hernowo, jika panitia tetap berencana melakukan penyembelihan sendiri di wilayah masing-masing maka ia mengimbau agar panitia melakukan pembatasan dan disiplin protokol kesehatan.

“Kalau mau menyembelih sendiri boleh, tapi panitia harus membatasi personil yang terlibat dan seluruh petugas diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak,” imbuhnya.

“Tak hanya itu, pelaksanaan pemotongan hewan kurban juga bisa diatur agar tidak hanya dilakukan saat h hari nahar atau 10 Dzulhijjah, tapi juga bisa dilakukan pada hari tasyriq.

Menurut Hernowo, proses penyembelihan hingga distribusi daging kepada masyarakat harus dilakukan sesuai standart operasional yang berlaku dan taat prokes. “Jangan sampai hari raya Idul Adha 1442 Hijriyah yang jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021 menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di kota Semarang,” katanya.

Untuk proses distribusi daging kurban, panitia diminta untuk tidak membagikan kupon atau undangan pengambilan daging. Namun panitia harus membagikan secara langsung daging tersebut pada penerima.

Ia berharap masyarakat tidak melakukan kerumunan menonton proses penyembelihan hewan kurban dan tetap dirumah saja. (Ak/El)

Advertisements