Disnaker Jateng Mulai Terima Aduan Soal THR

SEMARANG, 12/6 (Beritajateng.net) – Walaupun lebaran masih sekitar dua minggu lagi namun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jateng sudah menerima aduan terkait perusahaan yang diindikasi tidak akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya. Aduan tersebut dilayangkan karyawan salah satu perusahaan yang berada di Kota Semarang.

“Beberapa waktu lalu sudah ada yang mengadu. Tapi ini batas waktu pemberian THR kan H-7 Lebaran. Nanti akan kami mediasi. Semoga bisa dicairkan,” ucap Kepala Disnakertrans Jateng, Wika Bintang di sela-sela tinjauan ke Sinar Sosio dan Orang Tua di Kabupaten Semarang, Selasa (13/6).

Wika enggan memberi informasi lengkap mengenai identitas perusahaan yang diadukan tersebut. Dia mengimbau, jika ada karyawan yang merasa perusahaan tempat bekerja tidak akan memberi THR, bisa segera mengadukan ke Disnaker Jateng. Telah disediakan kanal aduan untuk menampung laporan. Yaitu via email di jatengpantauthr@gmail.com, atau Twitter @disnakerjateng. Kanal tersebut dibuka hingga 3 Juli mendatang. Identitas pelapor bisa disembunyikan jika merasa kurang nyaman.

“Tapi nama perusahannya harus jelas,” terangnya.

Dijelaskan, jika ada perusahaan yang memang sedang mengami kondisi sulit hingga tidak bisa memberikan THR, sebaiknya segera melakukan kesepakatan bipartit dengan karyawan.

“Kalau tidak ada komunikasi dengan karyawan, perusahaan bisa dikenai sanksi. Yaitu perusahaan wajib membayar 5 persen dari total THR yang seharusnya diberikan kepada seluruh karyawan. Nantinya, dana tersebut akan dikelola untuk kesejahteraan karyawan di perusahaan tersebut,” tegasnya. .

“Kalau masih tidak mau membayar, akan kena sanksi administrasi yang ujungnya bisa sampai rekomendasi pencabutan izin usaha,” tegasnya.

Wika membeberkan, aturan besaran THR yang harus dibayarkan adalah 1 kali gaji untuk karyawan yang punya masa kerja 1 tahun atau lebih. Sementara yang di bawah 1 tahun, bisa dihitung secara proporsional. Misalnya baru 3 bulan, maka hitungannya 3/12xgaji satu bulan.

Sementara itu, dari pantauan di dua industri produsen minuman kemasan, semuanya sudah membayar THR. Bahkan ada yang sudah dibayar pada 9 Juni lalu.

(NK)

SHARE

Tulis Komentar Pertama