Home DPRD Kota Semarang Diskusi Terbuka Bahas Penutupan Sunan Kuning

Diskusi Terbuka Bahas Penutupan Sunan Kuning

719
0

Semarang, 25/08 (Beritajateng.net) – Sejumlah persoalan yang mendera kawasan Sunan Kuning atau Resosialisasi Sunan Kuning beberapa waktu ini, membuat sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), harus bergerak untuk mencari solusi atas persoalan yang muncul terkait rencana penutupan resos.

Ari Istiyadi, selaku pendamping di Resos Sunan Kuning kemudian melaksanakan sebuah diskusi terbuka, membicarakan persoalan di resos ini. Mengangkat tema “Mengentaskan Prostitusi Sunan Kuning Menjadi Manusia Setara”. ” Kami berinisiatif mengundang kawan kawan lsm, mahasiswa dan sejumlah komunitas untuk berdiskusi bersama menyuarakan persoalan persoalan di Sunan Kuning jika nantinya ditutup,” jelas Ari saat ditemui di gedung pertemuan Resos Sunan Kuning (25/08).

“Acara dilaksanakan Sabtu sore ini (25/08),” ujar Ari.

Sementara itu, Ketua Pengurus Resos Sunan Kuning Suwandi Eko Putranto menyampaikan, bahwa sebetulnya jika ia diberi waktu untuk menjalankan programnya, maka pengentasan para pelaku prostitusi justru bisa lebih di awasi dengan baik.”Saya sudah melakukan program, yang sebetulnya sejalan dengan maksud pemerintah. Saya sudah mengentaskan lebih dari setengaj anak asuh yang menghuni Sunan Kuning. Dulu jumlah anak asuh ada sekitar 740 orang, sekarang sisa sekitar 400 anak asuh saja. Itu berarti tanpa ada rencana penutupan, sudah ada progran ke arah sana,” jelas Suwandi.

Walau menurut Suwandi, program yang ia laksanakan dilaksanakan secara bertahap tidak seperti yang dimaksud oleh pemerintah.”Saya sudah mendukung pemerintah, namun dengan cara saya dan saya yakin akan berhasil dengan hasil yang lebih baik,” tambah Suwandi.(NG/BJ)