Home Hukum dan Kriminal Diserobot Warga, Satpol PP Terpaksa Segel Lahan Taman di Jalan Kusumawardani

Diserobot Warga, Satpol PP Terpaksa Segel Lahan Taman di Jalan Kusumawardani

Semarang, 15/12 (BeritaJateng.net) – Taman diatas lahan milik Pemerintah Kota Semarang yang berada di jalan Kusumawardani kelurahan Pleburan Semarang terpaksa disegel Satpol PP Kota Semarang, Selasa, (15/12) siang. Pasalnya taman tersebut terancam hilang lantaran diklaim oleh warga untuk dijadikan tempat PKL.

Pantauan BeritaJateng.net, Selasa, (15/12) petugas Satpol PP melakukan penyegelan taman hijau seluas 590 meter persegi tersebut dengan menggunakan pita kuning.

Sementara, wajah taman tersebut sudah berubah fungsi dan sudah dilakukan pembetonan dan pavingisasi. Bahkan plang papan nama bertuliskan “Tanah Milik Pemkot” juga tidak kelihatan lantaran sudah terkubur tanah paving.

Kabid Transtibunmas Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir mengakui telah melakukan penyegelan taman dengan alasan untuk menyelamatkan aset pemkot yang terancam hilang. Pasalnya, taman tersebut diklaim warga yang rencananya akan dijadikan sebagai tempat PKL.

“Papan asset taman dirusak dan tanah taman diratakan oleh orang yang tidak dikenal. Menurut informasi dari aduan masyarakat dan pemerhati lingkungan, asset pemkot ini mau dibuat PKL. Maka kami segel,” ungkapnya.

Menurut Kusnandir, penggunaan taman atau lahan pemkot tanpa izin melanggar Perda nomor 13 tahun 2006 tentang lingkungan hidup. Perda 14 tahun 2011 tentang RTRW, Perda nomor 15 tahun 1981 tentang pengaturan penghijauan atau pertamanan dalam wilayah kota Semarang serta Perda nomor 11 tahun 2000 tentang PKL dan menyelamatkan asset daerah mas.

Lanjutnya mengatakan, akan terus mengawasi terus taman yang terancam hilang tersebut pasca penyegelan. Selain itu, pihaknya berharap, kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang untuk segera membangunan tempat tersebut menjadi taman agar tidak dimanfaatkan orang yang tidak bertanggungjawab.

“Agar asset pemkot ini tidak hilang, serta mencegah keresahan warga sekitar yang keberatan tentang tentang adanya taman yang mau dibuat untuk PKL,” tegasnya.(Bj)