Home Headline Disdik: SMP dan MTs di Kota Semarang Siap Gelar UNBK

Disdik: SMP dan MTs di Kota Semarang Siap Gelar UNBK

140
0
Walikota Semarang dan Kadisdik meninjau laboratorium komputer yang biasa digunakan untuk UNBK.
      SEMARANG, 28/3 (BeritaJateng.net) – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP dan sederajat bakal digelar 23 April mendatang. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Bunyamin, menyatakan seluruh SMP Negeri dan swasta di Kota Semarang telah siap melaksanakan ujian tersebut.
        “Semua sudah siap 100 persen, baik SMP maupun MTs Negeri dan swasta melaksanakan UNBK tahun ini,” kata Bunyamin di Balai Kota Semarang, Rabu (28/3/2018).
       Bunyamin menuturkan, pada pelaksanaan ujian tahun ini, tidak ada lagi soal ujian menggunakan kertas yang diterima siswa. Untuk memenuhi kebutuhan komputer, Bunyamin mengatakan, beberapa sekolah menggunakan komputer dari sekolah lain yang tidak melaksanakan UNBK.
        “Komputer-komputer yang ada di sekolah lain, difungsikan bagi sekolah-sekolah yan melaksanakan UNBK. Jadi saling membantu agar pelaksanaan UNBK berjalan lancar,” terangnya.
       Terkait tinjauan anggota Komisi D DPRD Kota Semarang yang menemukan ada SMP yang jumlah komputer yang dimiliki belum mencukupi, Bunyamin menegaskan, hal itu telah diatasi.
        Menurutnya, jumlah komputer di setiap sekolah tidak harus sebanyak jumlah siswa peserta UNBK. Berdasarkan aturan pelaksanaan UNBK, jumlah komputer yang harus tersedia di setiap sekolah yaitu sepertiga dari jumlah siswa peserta UNBK.
          “Aturannya kan sudah jelas, minimal komputer harus ada sepertiga dari jumlah siswa. Jadi kalau misalnya ada 300 siswa yang mengikuti ujian, maka harus ada 100 komputer di ruangan plus 5 persen sebagai cadangan. Kami sudah memenuhi hal itu,” jelasnya.
        Ada sekitar 200 SMP dan MTs baik negeri maupun swasta di Kota Semarang yang bakal menggelar UNBK. Dari seluruh sekolah itu, terdapat 26.000 siswa yang tercatat sebagai peserta.
         Ia menambahkan, pihaknya telah menyurati PLN dan meminta tidak ada pemadaman listrik selama pelaksanaan UNBK. Meskipun, di setiap sekolah yang menggelar UNBK juga telah disediakan genset. (El)