Home News Update Dirjen GTK Gelar Uji Kompentensi Guru Secara Online

Dirjen GTK Gelar Uji Kompentensi Guru Secara Online

Semarang, 10/11 (BeritaJateng.net) – Dalam rangka mengukur pengembangan keprofesian para guru, maka sesuai dengan surat edaran Dirjen GTK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan Uji Kompetensi Guru (UKG) untuk pemetaan pada 9-27 November 2015 secara nasional. Hal tersebut serentak dilakukan secara online di seluruh Indonesia, untuk offlinenya ada di daerah Papua. Sementara itu, untuk jadwal ujian tanggal 25 November 2015 ditiadakan karena bertepatan dengan hari guru nasional.

Sedangkan untuk wilayah Semarang sendiri, menurut Kasi Tenaga Pendidik Guru, Endang Retnowati, S. Pd., M. Si saat ditemui di kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang yang terletak Jalan Dr. Wahidin No. 118, Candisari, Jatingaleh mengatakan dari UKG nanti hasil nilainya bisa dilihat kompetensi dari masing-masing guru sampai dimana.

“Ibarat tes darah, untuk mengetahui posisi sakitnya dimana dan nanti akan diobati, begitupun dengan guru nantinya dilatih dengan cara seperti apa, bisa dilihat nilai dari masing-masing guru tersebut,” terangnya.

UKG ini diikuti oleh semua guru, lanjut Retno, baik guru negeri maupun swasta baik PNS maupun non PNS dari guru Paud hingga SMK. Retno menjelaskan ada 11 sekolah yang digunakan sebagai tempat ujian kompetensi (TUK). Jumlah guru di Kota Semarang ini ada sekitar 23.000. Sedangkan guru yang mengikuti UKG ada 15.340.

“Karena persyaratannya harus ada nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (nuptk) dan id. Sisa dari jumlah total guru tersebut belum memiliki id dan sudah ditutup pendaftarannya secara online,” ungkapnya.

Retno menambahkan berdasarkan aturan dari pusat, hasil UKG dalam sehari harus jadi. Ujian dimulai dari jam 7 hingga 11 siang kemudian dilanjutkan jam 11.30 hingga 15.00 WIB. Terakhir jam 15.30 sampai 18.00 WIB.

“Sejak pagi jam tujuh guru harus sudah datang untuk melakukan registrasi, pemeriksaan kartu tanda peserta oleh pengawas, mengikuti tata tertibnya. Tidak lupa, ada latihan soal selama 15 menit sebelum ujian dimulai, kemudian ujian serentak jalan waktunya mundur secara online dalam waktu 120 menit,” jelas Retno di kantor Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Retno menambahkan karena UKG sudah pernah dilakukan tahun 2012, maka tidak begitu ada kendala. Hanya saja kendalanya bersifat relatif, artinya apabila jaringan dan listrik lancar makan pelaksanaan ujian pun lancar.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Drs. Bunyamin., M.Pd menegaskan tidak ada ujian offline di Semarang. Semua sudah dipersiapkan, guru berkonsentrasi menghadapi ujian, sosialisasi juga sudah dilakukan semaksimal mungkin.

“Untuk jumlah sekolah tempat ujian kompetensi (TUK) ada 11 tempat, yaitu SMAN 1, SMAN 3, SMAN 5, SMKN 2, SMKN 3, SMKN 4, SMKN 5, SMKN 7, SMKN 8, SMKN 11 dan SMPN 2. Ada 15. 340 guru yang mengikuti. Rencananya terjadwal UKG di Semarang dilaksanakan pada tanggal 15 sampai 26 November 2015,” ujar Bunyamin saat ditemui di kantornya. (BJT01)