Home Lintas Jateng Dirazia Satpol PP, Gepeng Mengamuk Mencoba Kabur

Dirazia Satpol PP, Gepeng Mengamuk Mencoba Kabur

Petugas Satpol PP mengamankan seorang PGOT. Foto/BJ19

 

Kendal, 30/12 (Beritajateng.net) – Jelang pergantian tahun baru, petugas gabungan Satpol PP dan Dinas Sosial Kabupaten Kendal, aktif lakukan razia diberbagai tempat. Salah satunya razia Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT).

Kegiatan razia tersebut, disampaikan Kasatpol PP Kendal Toni Ari Wibowo dimaksudkan menghadapi tahun baru agar sepanjang Pantura Kendal bebas dari Pengemis, Gelandangan dan orang terlantar.

“Sesuai instruksi bupati dan petunjuk perda, razia sengaja dilakukan guna menciptakan kondisi wilayah Kabupaten Kendal menjadi bersih dari para gelandangan, pengemis dan orang gila. Masyarakat pun menjadi tidak risih melihat keberadaan para gelandangan,”ujarnya.

Dalam razia tersebut setidaknya ada 9 orang yang terdiri pengemis, orang gila, gelandangan dan orang terlantar terjaring razia oleh tim gabungan.  Salah seorang gelandangan mencoba kabur dan berontak, saat akan ditangkap petugas Satpol PP. Bahkan gelandangan tersebut mencoba ingin bunuh diri, terpaksa petugas menggotoang paksa untuk dinaikkan ke kendaraan patroli.

Seorang wanita berusia 50 tahunan menolak, saat hendak dibawa petugas. Lalu dia berusaha kabur lari ke pematang sawah. Aksi saling kejar antara petugas dengan gelandangan pun terjadi bak film Komedi.

Petugas pun tetap mengejar dan menghalangi agar tidak kembali kabur. Tidak sampai disitu, meski sudah digiring petugas, lagi-lagi wanita tersebut berontak dan mencoba kabur. Namun petugas sigap menahannya. Bahkan wanita tersebut mencoba menusukkan kayu ke lehernya. Hingga akhirnya, si wanita itu dapat di masukkan ke dalam mobil patroli Satpol PP.

Ditempat terpisah, saat di pasar Kendal petugas gabungan juga mengamankan orang terlantar yang kerap mengganggu pedagang dan para pengunjung pasar. Petugas pun lagi-lagi harus dibuat kucing-kucingan dengan orang terlantar. Sebab banyak yang kabur dan bersembunyi.

Hal senada juga dikatakan Kasi Rehabilitasi Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Diyono bahwa tujuan dari razia ini agar wilayah kabupaten kendal menjelang tahun baru bebas dari pengemis, gelandangan dan orang terlantar. “Razia ini akan terus dilakukan untuk membersihkan wilayah kendal bebas PGOT,” katanya. Gelandangan dan orang terlantar yang diamankan kemudian akan dikirim ke panti rehabilitasi sosial untuk dibina.(BJ19)