Home DPRD Kota Semarang Dinkop Semarang Latih Kewirausahaan di 22 Kelurahan

Dinkop Semarang Latih Kewirausahaan di 22 Kelurahan

3646
Wakil walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berfoto bersama dengan ASN Pemkot Semarang saat mengunjungi pameran UMKM.

Semarang, 21/1 (BeritaJateng.net) – Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Semarang, Jawa Tengah, akan menggelar pelatihan kewirausahaan di 22 kelurahan pada 2018.

“Jenis pelatihan kewirausahaan yang akan diberikan kepada warga adalah keterampilan usaha boga,” kata Kepala Dinkop dan UMKM Kota Semarang Litani Saktyawati di Semarang.

Keterampilan usaha boga dipilih, kata dia, sebab banyak sekali potensi kuliner di Kota Semarang yang belum tergarap maksimal dalam kegiatan wirausaha padahal sangat prospektif.

Menurut dia, pelatihan kewirausahaan itu juga dimaksudkan membantu mengurangi tingkat pengangguran di masyarakat, sekaligus salah satu upaya mengentaskan warga dari kemiskinan.

“Rencananya, pelatihan kewirausahaan akan dimulai pada Februari 2018 secara bertahap. Kami berharap pelatihan keterampilan usaha boga ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan masyarakat akan dibekali dengan keterampilan atau teknik pengolahan kuliner atau boga hingga pemasaran sehingga bisa langsung bergerak dengan bekal yang didapatkan.

“Ya, masyarakat bisa memanfaatkan pelatihan ini untuk mencari ilmu dan mengasah keterampilan. Harapan kami, masyarakat bisa langsung memulai wirausaha dengan bekal pelatihan ini,” katanya.

Nantinya, kata dia, pelatihan akan tersebar di beberapa kelurahan yang dilakuka secara terjadwal dengan melihat potensi kuliner yang ada di lingkungan masyarakat setempat.

Sementara itu, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang Agus Riyanto Slamet berharap pelatihan kewirausahaan itu bukan hanya sekadar seremonial.

“Jangan hanya seremonial, pelatihan saja. Namun, harus dilakukan secara berkala dan ada pendampingan yang diberikan kepada masyarakat untuk membantunya berwirausaha,” katanya.

Selain pelatihan, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap ada banyak inovasi dan terobosan yang dilakukan Dinkop dan UMKM Kota Semarang untuk memberdayakan masyarakat.

“Ya, untuk pelatihan ini agar nantinya bisa dipantau bagaimana perkembangan usaha yang dijalankan warga di bidang boga. Jangan cuma diberi pelatihan, kemudian dibiarkan begitu saja,” kata Agus. (Bj/El)