Home Hukum dan Kriminal Dinas Perkebunan dan Peternakan Blora Bantah ada Dana Siluman

Dinas Perkebunan dan Peternakan Blora Bantah ada Dana Siluman

Blora, 24/12 (Beritajateng.net) – Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Distanbunakikan) Blora Reni Miharti menyanggah adanya dana siluman seperti temuan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Jawa Timur.

Menurut dia, data temuan Fitra itu sudah dilakukan verifikasi ulang, dan dilakukan penelusuran dari pemeriksa pada Juni 2014 lalu.

”Hanya saja, memang ada perbedaan angka. Yang benar itu Rp 211 juta bukan Rp 628 juta. Sudah ditindaklanjuti, dan dananya sudah disetor ke kas daerah,” kata Reni, Rabu.

Sebelumnya, Koordinator Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Jawa Timur, Ahmad Dahlan menyebutkan, jika ada miliaran dana bantuan sosial (bansos) dan bantuan keuangan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tanpa pertanggungjawaban yang jelas.

Laporan keuangan APBD 2013 Kabupaten Blora mendapat predikat wajar dengan pengecualian (WDP), karena sedikitnya ada enam temuan pelanggaran dalam pelaksanaan APBD tersebut. Yang paling mengejutkan adalah, adanya dana bansos senilai Rp 1,6 miliar dan Rp 25 miliar bantuan keuangan, yang pertanggungjawabannya tidak jelas.

”Temuan ini berpotensi menjadi kerugian negara. Sejak lama kami mendorong dana bansos dikaji ulang. Sebab rawan dikorupsi, dan rawan jadi kendaraan penguasa,” ujarnya ketika mengisi diskusi bedah anggaran di Blora, Selasa (23/12) kemarin. (BJ03/BJ)

Berita sebelumnya :

http://beritajateng.net/berita-semarang/dana-siluman-ditemukan-dalam-lhp-bpk-terhadap-apbd-pemkab-blora/5874

Advertisements