Home Lintas Jateng Dinas Pasar Surati Pedagang Johar Agar Pindah Ke Relokasi Sementara di MAJT

Dinas Pasar Surati Pedagang Johar Agar Pindah Ke Relokasi Sementara di MAJT

Tempat relokasi sementara pedagang Johar

Semarang, 26/3 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang diminta tegas dalam merelokasi pedagang pasar Johar ke Pasar sementara di Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi di Semarang, Sabtu. Menurutnya, Dinas Pasar Kota Semarang diharap untuk terus mensosialisasikan soal pindahan pedagang Johar ke lapak sementara di MAJT.

“Meskipun sudah membuat surat edaran segera pindah kepada para pedagang, Dinas Pasar perlu memberi ketegasan lebih. Jika sampai batas akhir yang ditentukan pedagang belum juga menempati maka harus berani bertindak tegas,” katanya.

Terkait dengan infrastruktur yang sudah mulai rusak, Supriyadi menyatakan, agar fasilitas pasar sementara yang rusak seperti jalan dan saluran segera diperbaiki atau tidak berlarut-larut, terlebih seharusnya pasar sementara itu ditempati oleh para pedagang paling lambat 31 Maret nanti.

Salah satu pedagang Konveksi Pasar johar Semarang, Ana Nurminah yang saat ini berjualan di jalan Agus Salim menyebutkan siap pindah pada tanggal 31 Maret nanti sesuai dengan edaran surat dari Dinas Pasar kota Semarang yang sudah disosialisasikan ke pedagang.

Menurut Ana yang sudah berjualan di jalan agus salim selama 10 bulan ini, ia telah mendapat jatah 2 lapak yang telah dibangun dengan biaya Rp. 2 juta rupiah.

Ia berharap nantinya jika telah dilakukan relokasi pedagang ke pasar Sementara, diharapkan juga diikuti dengan tindakan tegas dari pemerintah kepada para pedagang yang nekat berjualan dikawasan Johar.

Selain Ana Nurminah, hal yang sama juga di inginkan Suginem pedagang Konveksi Johar. Suginem berharap adanya ketegasan kepada penjual yang masih nekat untuk ditertibkan, karena sesuai dengan kesepakatan harus pindah ke pasar Sementara.

Ia mengatakan selama berjualan di jalan Agus Salim para pedagang merasakan adanya pengurangan omset dibandingkan dengan sebelumnya di pasar johar. (Bj05)