Home Alkisah Dimas Anafadli: Orang Sukses Itu Dipenuhi Dengan Kebaikan

Dimas Anafadli: Orang Sukses Itu Dipenuhi Dengan Kebaikan

395
0
Dimas Anafadli memberi seminar

Semarang, 13/3 (BeritaJateng.net) –¬†Secara umum, kesuksesan selalui dikaitkan dengan jabatan, harta yang banyak dan kekuasaan. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar, ternyata sukses yang hakiki lebih tertuju pada bagaimana kita bisa memberikan kebahagiaan kepada orang lain.

Selain itu juga bagaimana menjadi pemenang dengan sifat yang selalu memberikan kebaikan kepada orang-orang di lingkungan sekitar. Hal inilah yang disampaikan Ustadz sekaligus Branch Manager Penerbitan Buku, Dimas Anafadli saat memberikan Training Motivasi bertema ‘To Be Champion Pursue Your Dream No More Galau’ kepada 64 pelajar yang terdiri dari siswa SD, SMP dan SMA di Gedung Erlangga Jalan Puspowarno Tengah No. 38-40 Semarang Barat, Minggu (13/3) sore.

Dikatakan Dimas orang sukses selalu terbiasa untuk tidak memikirkan hal-hal yang tidak baik. Mereka juga tidak kepo urusan orang lain yang sifatnya negatif seperti gossip dan ghibah.

“Karena kata Rasul, orang kepo dan ghibah itu bagai memakan bangkai daging saudara kita sendiri, lho…,” kata Dimas saat diwawancarai usai memberikan training motivasi.

Acara yang digagas Komunitas Pelajar Trendi (Krend) ini memiliki tujuan memberikan gambaran kesuksesan yang sesungguhnya kepada para pelajar di usianya yang masih belia. Krend sendiri merupakan komunitas yang ‘multi perfect’ pesertanya universal dan dari berbagai latar belakang serta tidak memandang suku, ras, maupun agama.

Shinta selaku ketua penyelenggara menjelaskan jika sekarang ini banyak remaja mengalami masa-masa galau. Apabila komunitas pertemanan tidak baik akan sangat berpengaruh, namun ketika temannya baik maka remaja pun akan ikut baik.
Dijelaskan Shinta, fenomena LGBT, Pornografi, dan Narkoba sangat memerlukan perhatian dari para orang tua. Hal ini untuk mengembalikan remaja pada jati dirinya.

“Dengan adanya training motivasi ini diharapkan ada imunitas bagi remaja khususnya pelajar terhadap perkembangam zaman,” jelas Shinta.

Peserta yang hadir ada dari Ponpes, SMK 8, SMA 2, SMP 1, SMP 30, dan mayoritas mereka adalah siswa kelas 3 SMP, serta kelas 1-3 SMA. Mereka memiliki potensi yang luar biasa akan tetapi tidak memiliki mentor.

“Mereka punya potensi yang luar biasa. Dengan mereka berkumpul disini mereka belajar bahwa orang-orang sukses itu bisa dari berbagai latar belakang,” imbuh Budi Hidayat selaku motivator dalam acara ini saat diwawancarai, Minggu (13/3).

Founder Abdurrahman Bin Rauf Faundation ini menjelaskan bahwa motivasi itu penting selain itu juga dengan ikhtiar dan semuanya harus dibiasakan sejak dini.

Usai training motivasi, Faisal salah satu peserta yang hadir, siswa kelas 6 SD Tegal Sari 03 mengaku setelah mengikuti training mendapatkan tambahan ilmu dan pengetahuan.

“Setelah mengikuti acara ini, saya berusaha untuk sukses dengan tidak malas dan tidak mengejek orang lain,” tuturnya. (BJT01)