Home Headline Dikira Tempat Nongkrong, Ternyata Jual Togel

Dikira Tempat Nongkrong, Ternyata Jual Togel

366

image
Kendal, 02/12 (Beritajateng.net) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kendal menggrebek sebuah rumah yang diduga menjadi pusat penjualan kupon judi toto gelap (togel) di desa Pamriyan Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal pada Selasa (2/12) dini hari. Polisi menangkap pemilik rumah, yang diduga berperan sebagai penjual kupon bernama Muhhamad Iwan (26).

Kapores Kendal AKBP Harryo Sugihhartono melalui Kasat Reskrim Polres Kendal Iptu Fiernando Ardiansyah menjelaskan penggrebekan yang dilakukan jajarannya berawal dari laporan masyarakat yang mulai resah.

“Masyarakat sekitar curiga dan resah dengan rumah tersangka yang selalu ramai setiap malam. Bahkan banyak warga yang datang dari luar desa. Mereka lalu meminta kami untuk menyelidiki rumah tersebut,” ujarnya.

Oleh warga sekitar, lanjut Iptu Fiernando, rumah tersebut awalnya dikira sebagai tempat berkumpul tersangka dan rekan-rekannya.

“Setelah kami lakukan penyelidikan ternyata tersangka menjual kupon togel dan langsung kami grebek,” tambahnya.

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari penggrebekan yang dilakukan pada Selasa dini hari. Beberapa diantaranya tiga bendel kupon kuda lari, tiga bendel kupon hongkong, rekapan penjualan kupon judi hongkong dan kuda lari, serta uang tunai Rp. 1,149 juta.

“Kami masih mengembangkan kasus ini, terutama untuk menangkap bandar yang lebih besar,” akunya.

Sementara itu, Iwan mengaku terpaksa menjual kupon togel karena tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Saya sudah cukup lama menjual togel, tetapi saya lupa sejak kapan. Setiap transaksi saya mendapat bagian 20 persen,”
ungkapnya.

Akibat perbuatannya, Iwan akan dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun.(DK/BJ)