Home Hukum dan Kriminal Dikawal Ketat, dr Rica Bersama Anak dan 3 Orang Pengikut Aliran Gafatar

Dikawal Ketat, dr Rica Bersama Anak dan 3 Orang Pengikut Aliran Gafatar

Semarang, 11/1 (BeritaJateng.net) – Kepastian ditemukanya dr Rica Trihandayani beserta anak balitanya yang dilaporkan hilang di Polda DIY mulai terkuak. Pasalnya, Senin (11/1) siang tadi sekitar pukul 12.30 WIB rombongan yang membawa dr Rica dari Bandara Pangkalan Bun, Kalimantan dengan pesawat Trigana Air mendarat di Bandara Ahmad Yani Semarang.

Menurut informasi yang diterima oleh BeritaJateng.net, saat tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang, kedatangan dr Rica beserta anak balitanya tidak hanya sendiri. Melainkan dengan tiga orang lainya yang juga diduga sebagai pengikut aliran sesat Gafatar.

“Setelah mendarat ada sebanyak lima orang yang dibawa oleh petugas kepolisian, yaitu dr Rica bersama anak balitanya yang digendong, satu orang laki-laki dan dua orang lain wanita memakai cadar beserta anaknya umur 5 sampai 7 tahunan,” ungkap seorang sumber¬†di Bandara Ahmad Yani Semarang.

Sumber tersebut menyatakan kelimanya saat turun dari pesawat ditutupi kepalanya dengan handuk semua.

“Mereka ditutupi handuk semua kepalanya. Dikawal ketat oleh empat orang anggota polisi berpakaian preman semua,” terangnya.

Begitu turun dari pesawat, dr Rica bersama anaknya kemudian dinaikkan ke mobil ‘Follow Me’ dari Apron Master Control (AMC) Bandara Ahmad Yani Semarang melalui pintu keluar penumpang VIP yang ada di sebelah barat Bandara Ahmad Yani Semarang.

“Sementara tiga orang lainya satu laki-laki, perempuan bercadar dan satu anak-anak yang diduga anak perempuan bercadar itu berjalan kaki dengan pengawalan tiga anggota polisi lainya melewati pintu VIP Bandara,” ungkapnya.

Usai melewati pintu VIP Bandara Ahmad Yani, kelima orang itu kemudian dimasukan ke bus warna hitam bertuliskan ‘Brimob’. Dengan iring-iringan, mobil Patwal, mobil Avanza warna hitam berplat AB, bus Brimob dan dibelakangnya dikawal mobil Gegana rombongan sekitar 13.15 WIB meninggalkan Bandara Ahmad Yani Semarang menuju ke Polda DIY. (Bjt02)