Home Headline Diduga Terima Dana Peredaran Narkoba, Kalapas Purworejo Di Periksa Di BNN Pusat...

Diduga Terima Dana Peredaran Narkoba, Kalapas Purworejo Di Periksa Di BNN Pusat  

182
0
Kepala Lapas Purworejo rencananya akan diperiksa lebih lanjut di BNN Pusat terkait dugaan suap penerimaan aliran dana peredaran narkoba di dalam Lapas.
         Semarang, 16/1 (BeritaJateng.net) – Empat tersangka kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) termasuk Kepala Rutan Purworejo, Cahyono Adhi Satriyanto (42) dan tersangka kasus narkoba Kristian Jaya Kusuma alias Sancai dibawa ke BNN di Jakarta untuk penanganan lebih lanjut.
         Cahyono sendiri habis diperiksa oleh petugas BNNP Jateng sejak penangkapan pada Senin (15/1/2016) lalu.
          Mereka keluar bergantian dari kantor BNNP Jateng, Jalan Madukoro Semarang menuju mobil. Selain Cahyono dan Sancai dua tersangka lainnya atas nama Charles Cahyadi dan Saniran.
         “Mau dibawa ke Jakarta,” kata Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Tri Agus Heru  Prasetyo di kantornya Selasa (16/1/2018).
           Ke empat tersangka kasus pencucian uang peredaran narkotika ini dibawa ke Jakarta langsung dengan menggunakan pesawat.
         Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jateng, AKBP Surpinarto mengatakan Charles dan Saniran merupakan penerima transaksi dalam aliran dana yang bernilai ratusan juta rupiah.
          “Empat tersangka dari 6 tersangka dibawa ke Jakarta. Charles dan Saniran  menerima transaksi baik keluar maupun ke dalam. Perintah dari Sancai menerima,” pungkas Suprinarto.
        Untuk diketahui,  Cahyono ditangkap BNN dan BNNP Jateng hari Senin (15/1) kemarin sekitar pukul 12.30 WIB di warung makan dekat Rutan Purworejo.  Diduga Cahyono menerima aliran dana peredaran narkoba Sancai yang dikendalikan dari dalam Lapas. Keduanya kenal saat Cahyono menjabat Kepala KPLP Lapas Narkotika Nusakambangan.  (Nh/El)