Home Headline Diduga Rem Blong Truk Tabrak Warung, Dua Orang Tewas

Diduga Rem Blong Truk Tabrak Warung, Dua Orang Tewas

452
0
Proses evakuasi korban kecelakaan maut di Manyaran Semarang
        Semarang, 11/1 (BeritaJateng.net) – Sebuah truk tronton bernomor polisi L9976 UQ yang mengangkut bahan mmt hilang kendali dan menabrak sebuah warung di Jalan Abdulrahman Saleh, Semarang Barat, tepatnya di dekat Swalayan Ramai, Rabu (10/1) sore.
         Kasubnit 1 Lakalantas Polrestabes Semarang, Ipda Sujid mengatakan kecelakaan tersebut diduga karena sang sopir tidak bisa menguasai laju kendaraan. “Ya ini kecelakaan diduga dikarenakan sang sopir tidak mampu menguasai medan dan rem pada mobil tersebut sepertinya tidak berfungsi dengan baik,” ujar Sujid.
         Peristiwa kecelakaan terjadi diduga karena masalah pengereman truk tidak berfungsi dengan baik, saat melintas diturunan Manyaran. Laju truk yang tidak terkendali membuat sang sopir tidak dapat mengendalikan.
          Truk bermuatan plastik gulung yang biasa digunakan untuk spanduk berbahan baku vinil atau MMT (methylcyclopentadienyl Manganese tricarbony) rencananya menuju ke bali dari kawasan industri gatot subroto. Namun karena mengalami permasalahan pada sitem pengereman saat melintas di turunan Jalan Abdulrahman saleh tepatnya di turunan manyaran membuat laju truk tidak terkendali.
Proses evakuasi kecelakaan maut di Manyaran Semarang.
         Akibatnya truk  menabrak satu mobil dan empat kendaraan. Truk baru berhenti setelah menabrak warung dan pohon.
          “Dari atas truk kenceng, truk tadinya mau menabrakkan pohon, truk itu nyerempet mobil mau nyeberang, terus oleng. Menabrak kendaraan penjual degan dan anak smp, Truk masih lanjut kemudian menabrak pohon dan warung es degan serta konter,” ujar Dwi Yulianto saksi yang juga penjaga konter hp.
           Sementara itu, kecelakaan ini mengakibatkan dua orang korban tewas serta empat luka-luka. Kedua korban tewas yakni seorang penjual Es Degan di pinggir jalan bernama Sulistiyowati (48) warga RT 10 RW 3, Kembangarum, Semarang Barat dan Risda, siswa kelas 9 SMP 19 Semarang.
Proses evakuasi kecelakaan maut di Manyaran Semarang.
            “Akibat kecelakaan memakan korban  dua meninggal, empat mengalami luka Korban sementara sudah kita evakuasi, sopir selamat dan sudah dilarikan ke rumah sakit setelah dievakuasi kurang lebih satu jam. Untuk identitas para korban masih kami data,”tambah Sujid.
           Kecelakaan tersebut mengakibatkan ketersendatan laju kendaraan di sekitar lokasi kejadian. Petugas Satlantas Polrestabes Semarang masih menyelidiki kecelakaan ini. Namun kuat dugaan penyebabnya karena rem blong. (Nh/El)