Home Hukum dan Kriminal Diduga Karena Kelelahan, Wanita Tua Tanpa Identitas Tewas di Terminal Cepu

Diduga Karena Kelelahan, Wanita Tua Tanpa Identitas Tewas di Terminal Cepu

Screenshot_2015-10-16-15-44-28

Blora, 16/10 (BeritaJateng.net) – Warga Kecamatan Cepu digegerkan penemuan seorang wanita tanpa identitas yang tewas tergeletak di taman Terminal Cepu, Jumat siang (16/10) pukul 10.00 WIB.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun BeritaJateng.net di lapangan, ada warga yang melihat wanita tua itu turun dari bus di Terminal Cepu beberapa jam sebelum kejadian. Ia lalu duduk bersandar di taman sekitar Terminal Cepu untuk berteduh, namun tidak berselang lama sudah ditemukan terbujur kaku tak bernyawa.

Agung Tri, salah satu staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora yang saat itu turut membantu Tagana dan Polsek Cepu mengevakuasi jasad wanita tersebut mengungkapkan bahwa sebelum ia tewas ada yang dengar wanita tersebut mengeluhkan sakit.

“Orang-orang di terminal tahunya dia istirahat tiduran di taman sebelah selatan terminal. Namun beberapa waktu kemudian sudah tidak bernyawa. Kemungkinan memang sedang menderita sakit dan tidak sempat mendapatkan perawatan,” jelas Agung Tri.

Setelah mendapatkan laporan, Polsek bersama Tagana langsung meluncur melakukan olah TKP. Namun saat diperiksa tidak ada satu pun kartu identitas pengenal di tubuh wanita itu. Jasad wanita tanpa identitasnya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa apakah ada tanda-tanda perampokan berujung pembunuhan atau tidak.

“Logikanya seorang yang naik bus pasti bawa dompet dan ada kartu pengenal identitas diri. Tetapi di jasad wanita ini sudah tidak ditemukan apa-apa. Hanya pakaian saja yang masih dikenakannya. Untuk memastikan apakah ini korban perampokan, hipnotis atau lainnya, maka kami lakukan visum di RSU.dr.Soeprapto Cepu,” kata Kapolsek Cepu AKP Andi Kadesma.

Ia berharap jika ada warga yang kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri berambut putih, memakai baju kebaya dan jarik batik cokelat, umur 60-65, serta tinggi badan sekitar 165 cm untuk segera lapor ke polisi. Sampai saat ini jasad masih berada di kamar mayat RSU dr. Soeprapto Cepu. (BJ31)