Home Hukum dan Kriminal Diajak Damai, Keluarga Rin Menolak

Diajak Damai, Keluarga Rin Menolak

Sragen, 22/1 (BeritaJateng.net) – Peristiwa memilukan  terhadap Rin (15) yang harus menanggung malu karena diarak dalam keadaan telanjang bulat pada 10 Januari 2016 lalu mulai mendapat keadilan.

Proses hukum ke tiga pelaku sudah berjalan, namun perwakilan dari keluarga pelaku sempat mendatangi rumah korban untuk mengajak damai dengan meminta agar keluarga Rin mau mencabut laporan yang sudah masuk ke ranah hukum.

Hal itu diungkapkan oleh ibu angkat Rin yang mengatakan perwakilan keluarga Sukamto meminta damai. Sebelumnya mereka juga sudah meminta maaf.

“Kula mpun maafke. Namung proses hukum kajenge mlampah (sudah saya maafkan. Tapi proses hukum tetap berjalan),” ucap Karsi.

Pihak keluarga Sukamto meminta damai dan segera mencabut laporan dengan sejumlah imbalan materi. Namun keluarga Rin menolak dengan tegas. Keluarganya tidak butuh

“Kula ajeng di wenehi duit. Pira mawon ajeng di kei. Tapi laporan kudu di cabut. La kula kalih bapake mboten ngerti sinten sing laporan,” terang Karsi.

Seperti diketahui, Sukamto, 50, Istri Sukanto Wiji Lestari, 37 dan adik Sukamto, Sukarno 47 haris menjalani proses hukum terkait kasus pengarakan bugil siswa SMP di Karangmalang Sragen.

Ketiganya dijerat Pasal 37 jo pasal 11 UU No.44/2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (Bj24).