Home DPRD Kota Semarang Dewan Semarang Minta Penjaja Kuliner Pasang Tarif Harga Menu

Dewan Semarang Minta Penjaja Kuliner Pasang Tarif Harga Menu

507
Kuliner Malam Pasar Bulu, Beragam Panganan dan Eksotika Malam Semarang Ada Disini
               Semarang, 21/6 (BeritaJateng.net) – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Semarang mengingatkan kepada pemilik kuliner yang ada di Kota Semarang agar memasang daftar tarif menu yang disajikan untuk melayani kepada masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri.
              “Kami mengingatkan agar kuliner-kuliner di Kota Semarang khususnya di sekitar shelter Taman Menteri Supeno, Simpanglima dan Kota Lama agar memasang tarif harga menu yang disajikan,” kata anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo, Rabu (21/6).
            Anang Budi Utomo berharap agar tidak ada masyarakat yang kecewa setelah menikmati kuliner di Kota Semarang dengan harga yang tidak wajar. “Silahkan, mremo mencari rezeki pada Lebaran, tetapi yang wajar-wajar saja,” tegas Anang Budi Utomo.
            Menurutnya, bila ada masyarakat yang kecewa setelah menikmati menu kuliner di Kota Semarang karena harga berlipat hingga sampai lima kali, maka harus diberikan sanksi tegas agar lainnya jera.
            “Bila, kuliner tersebut dalam pengelolaan Pemerintah Kota Semarang, izin dari kuliner tersebut, tidak akan diperpanjang dan dicabut,” tegas Anang lagi.
             Dikatakan, masyarakat yang dikecewakan karena menikmati kuliner di Kota Semarang dengan harga tidak wajar, bisa mengadu ke posko-posko Lebaran, Dinas Perdagangan dan ke dewan yang setiap saat siap melayani pengaduan.
               Indikasi masyarakat dikecewakan setelah menikmati kuliner di Kota Semarang diakui Anang Budi Utomo, pernah terjadi beberapa tahun lalu. Penikmat kuliner saat minum es teh, dihargai Rp 25.000 dengan alasan Lebaran. “Hal ini kan tidak wajar,” tegas Anang Budi Utomo.
               Peristiwa pada Lebaran, orang yang menikmati kuliner dikepruk, harga tinggi juga bisa terjadi di kota – kota lain, tetapi di Kota Semarang hal ini jangan sampai terjadi. Masyarakat jangan dikecewakan setelah menikmati kuliner, harus bayar dengan harga yang tidak wajar.
              Sehingga, Anang Budi Utomo berharap agar kuliner di Kota Semarang tidak mengecewakan pembeli atau pelanggan, maka harus memasang tarif harga sesuai dengan menu makanan yang disajikan. (El)