Home Headline Dewan Minta Sistem Keamanan IPA Keburejo Diperbaiki

Dewan Minta Sistem Keamanan IPA Keburejo Diperbaiki

219
0

SEMARANG, 23/5 (beritajateng.net) – Instalasi pengolahan air (IPA) Keburejo yang terletak di desa Jatimulyo Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen dinilai terlalu terbuka. Akses masuk bagi masyarakat terlalu mudah sehingga bisa membahayakan bagi keselamatan pengguna air bersih dari IPA tersebut.

Anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah Ahmad Ridwan mengatakan, instalasi pengolahan air Keburejo memiliki peran yang sangat vital bagi penyediaan air bersih masyarakat Kab Kebumen dan Purworejo sehingga IPA harus steril dari orang orang yang tidak berkepentingan.

“Akses masuk ke IPA ini terlalu mudah, saya takut kalau ada orang yang berniat jahat dan menaburi sesuatu di air disini, bisa dibayangkan akibatnya seperti apa,” ungkapnya di hadapan Dirut Perusahaan air bersih (PDAB) hesty Lilianti dalam kunjungan ke IPA Keburejo, Selasa (22/7).

Ridwan menjelaskan, selain akses masuk terlalu mudah, tidak adanya kamera pengawas (CCTV) juga menjadi perhatian yang harus segera diatasi. karena setiap saat siapapun yang masuk ke area instalasi ini harus terpantau.

“Siapapun yang masuk harus terpantau dan ada dokumentasinya.,” katanya.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirta Utama Provinsi Jawa Tengah Hesti Lilianti mengatakan, IPA Keburejo merupakan proyek nasional yang anggaran pembangunannya berasal dari APBN dan sampai saat ini belum dilakukan serah terima ke Pemprov Jateng. Nantinya setelah dilakukan serah terima akan dikelola oleh PDAB.

“Saat ini kami sedang melakukan ujicoba operasionalisasi instalasi ini, harapan kami setelah lebaran nanti sudah bisa dipakukan serahterima dan kami bisa mengoperasikan secara penuh sesuai kapasitas produksinya,” katanya.

Kapasitas produksi IPA Keburejo, jelas Hesti adalah 200 liter/detik. Dalam masa ujicoba ini dilakukan operasi dengan produksi sebesar 25 liter/detik. Hal ini dimaksudkan selain untuk mengetahui kinerja mesin pengolah, instalasi pipa pipa baik yang dari Waduk Wadaslintang maupun yang mengarah ke PDAM kab Kebumen serta Kab Purworejo.

“Pipa milik PDAM kab Kebumen dan Kab Purworejo juga kami pantau bagaimana kesiapan instalasi mereka terutama yang terhubung ke instalasi disini,” bebernya.

(NK)