Home Headline Dewan Minta Prestasi Kontingen Jateng di PON 2020 Lebih Baik dari Sebelumnya

Dewan Minta Prestasi Kontingen Jateng di PON 2020 Lebih Baik dari Sebelumnya

477

SEMARANG, 19/12 (Beritajateng.net) – Sekretaris Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah Sri Ruwiyati minta kepada kontingen Jawa Tengah yang akan berlaga di Pekan Olah Raga (PON) XX di Papua tahun 2020 mendatang memperoleh medali lebih banyak dibanding PON sebelumnya yang berlangsung di Jawa Barat.

“Sebuah kebanggan melihat prestasi atlet atlet Jateng di even olahraga Sea Games kemarin. Dengan bekal tersebut saya minta kontingen Jateng di PON Papua bisa mendapat emas lebih banyak dari PON sebelumnya,” ungkapnya saat menjadi pembicara di Dialog “Ruang Aspirasi” yang berlangsung di Studio TVRI Jawa Tengah, Pucanggading Demak, Rabu (18/12).

Terkait anggaran, Ruwiyati menyatakan siap menggelontorkan anggaran sesuai permintaan KONI Jateng asal digunakan dengan penuh tanggung jawab dan merupakan kebutuhan realistis untuk mendukung sukses PON tersebut. Saat ini anggaran yang diajukan sebesar Rp. 112 miliar.

“Prinsipnya kalau untuk prestasi dan memang kebutuhan realistis kenapa tidak,” katanya.

Pada dialog yang dipandu Host Bonaventura dan Co Host Sri Indah tersebut, beberapa atlet Jateng yang berlaga di Sea Games 2019 Philipina turut hadir. Diantaranya adalah peraih Emas Cabang Olahraga Sepak Takraw Mandeg Suharno dan Peraih Perak Edgar Xavier. Kedua atlet tersebut menyatakan optimis raih medali emas di PON XX mendatang.

Ketua KONI Jateng Brigjen TNI (Purn) Subroto mengatakan, Pada Gelaran PON 2016 Jawa Barat, Kontingen Jateng mampu meraih medali Emas sebanyak 32, Perak 56 dan Perunggu 85. Sementara itu pada PON XX Papua, kontingen Jateng ditarget memperoleh 46 medali emas.

“Mudah-mudahan bisa lebih. Melihat hasil Pra PON lalu, sudah ada 36 cabor yang lolos dari total 37 cabor yang akan dipertandingkan,” ungkapnya.

Terkait ajuan anggaran, Subroto mengharapkan anggaran yang diajukan dapat disetujui Gubernur dan Komisi E mengingat kebutuhan anggaran PON yang dilaksanakan di Papua tersebut sangat besar.

“Untuk satu orang saja membutuhkan biaya Rp 12 juta pulang pergi. Belum terkait fasilitasi dan sarana prasarana,” paparnya.

Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Bidang Binpres Sudarsono menambahkan, jumlah total kontingen Jateng adalah 900 orang. Terdiri dari 535 atlet, 150 pelatih dan asisten pelatih, 140 manajer cabor, serta technical support dan panitia kontingen.

“Inginnya semua kita berangkatkan karena para atlet sudah berdarah-darah berlatih. Namun kita terapkan asas prioritas untuk beberapa cabor unggulan,” ujarnya.

Kabid Keolahragaan Dinporapar Jateng Agung Hariyadi mengatakan PON adalah gengsi bagi daerah. Meurutnya, dari sisi dukungan anggaran, ada dua opsi yang masih dikaji. Yaitu di angka Rp 112 miliar dan Rp 83,5 miliar.

(NK)