Home DPRD Kota Semarang Dewan Minta PDAM Tingkatkan Layanan Terkait Banyaknya Keluhan

Dewan Minta PDAM Tingkatkan Layanan Terkait Banyaknya Keluhan

709
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Semarang, Herlambang Prabowo

SEMARANG, 16/1 (BeritaJateng.net) – DPRD Kota Semarang meminta PDAM Tirta Moedal meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Hal itu mengingat masih banyaknya keluhan terkait pelayanan PDAM.

Sekretaris Komisi B DPRD Kota Semarang, Herlambang Prabowo mengatakan, sebagai perusahaan daerah, PDAM dituntut memenuhi dua hak, yaitu pelayanan kepada masyarakat dan target deviden.

Menurutnya, pelayanan harus diprioritaskan. Jika pelayanan maksimal dan dapat memuaskan pelanggan, ia yakin PDAM akan mendapatkan kepercayaan pelanggan yang nantinya deviden akan mengikuti.

“Kalau pelayanan baik, masyarakat juga akan bayar tepat waktu, tapi kalau pelayanan tidak baik, air sering mati, deviden juga tidak akan maksimal karena pelanggan tidak percaya dengan kinerja PDAM,” ujarnya, Rabu.

Oleh karena itu, Ia meminta manajemen PAM Tirta Moedal untuk terus meningkatkan pelayanan, antara lain dengan menambah jaringan agar dapat memfasikitasi kebutuhan seluruh warga Kora Semarang dan menambah sumber air agar kebutuhan masyarakat tercukupi.

“Perlu ada inovasi soal sumber air tambahan. Selama ini jaringan juga belum merata. Ini jadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan PDAM agar seluruh warga Kota Semarang bisa memanfaatkan fasilitas air bersih yang dikelola pemerintah tersebut,” tandasnya.

Ia menambahkan, pada tahun ini Pemkot Semaeang menggelontorkan penyertaan modal untuk PDAM. Diharapkan, modal tersebut bisa digunakan sebaik mungkin untuk peningkatan pelayanan.

“Penyertaan modal sekitar Rp 35 miliar, maka pelayanan harus ditingkarkan,” imbuhnya.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Yudi Indarto menjelaskan, pada tahun 2020 PDAM fokus untuk peningkatan kualitas layanan. Sehingga, pihaknya tidak menambah pelanggan baru sembari mempersiapkan penambahan produksi air dengan pembangunan sistem pengolahan air minum (SPAM).

“Memang masih ada aliran belum lancar, terutama di daerah- daerah selatan yang airnya sering mati. Namun hal ini bisa dioptimalkan, yang mana kuncinya meningkatkan kapasitas produksi air. Seperti rencana pada tahun 2020 ini, kami juga akan membangun SPAM baru,” jelasnya.

Pada 2020 ini, pihaknya membangyn SPAM Pudakpayung dan Muktiharjo. Diharapkan, dua SPAM tersebut nantinya dapat menambah suplai air untuk masyarakat. Selain itu, SPAM Semarang Barat juga sedang dilakukan proyek fisik.

“SPAM Semarang barat baru pengerjaan pondasi dan instalasi untuk IPA. Mudah-mudahan tepat waktu. SPAM Semarang Barat taegetnya selesai 2021,” paparnya. (El)